| dc.description.abstract | Konflik manusia–gajah (KMG) merupakan isu konservasi yang kompleks di Bentang Alam Bukit Tigapuluh. Penelitian ini bertujuan menganalisis design thinking stakeholder (Empati, Definisi, Ideasi, dan Prototipe) dalam merumuskan strategi mitigasi dengan perspektif psikologis, sosial, ekonomi, ekologi, dan kelembagaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi lapangan di Desa Muara Sekalo. Hasil menunjukkan konsistensi persepsi stakeholder pada tahapan design thinking berada pada kategori sangat tinggi pada tahap empati, definisi, dan ideasi, dengan kategori tinggi pada tahap prototipe. Uji Friedman menunjukkan adanya dinamika persepsi stakeholder pada tahap empati, definisi, ideasi, dan prototipe dengan perubahan persepsi paling terlihat pada tahap prototipe. Konsistensi prototipe menunjukkan penerimaan sangat tinggi terhadap kompensasi kerugian, dan penataan ruang, sementara Peringatan Hari Gajah, Ekowisata Berbasis Gajah dan teknik mitigasi KMG berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan design thinking membantu membangun kesamaan pemahaman masalah dan mengarahkan solusi mitigasi yang lebih kontekstual dan partisipatif. | |