Show simple item record

dc.contributor.advisorFeryanto
dc.contributor.advisorSuharno
dc.contributor.authorNabilla, Nur Afra
dc.date.accessioned2026-05-19T06:36:51Z
dc.date.available2026-05-19T06:36:51Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/173106
dc.description.abstractNilai ekspor kepiting beku Indonesia menunjukkan tren positif karena kombinasi kualitas produk, ketersediaan bahan baku yang melimpah, serta peningkatan standar pengolahan dan sertifikasi mutu ekspor. Negara Indonesia menjadi pengekspor kepiting beku terbesar keenam dalam perdagangan dunia setelah Myanmar, Rusia, USA, China, dan Kanada. Volume penjualan kepiting beku Indonesia pada dua belas tahun terakhir mengalami fluktuasi ke berbagai negara tujuan ekspor. Persaingan produk ekspor kepiting beku Indonesia ke negara tujuan yang semakin kompetitif dilihat dari kualitas produk maupun kuantitas yang dimiliki, sehingga dapat menjadi ancaman bagi produk kepiting beku Indonesia lainnya juga yaitu dapat berupa kesamaan kondisi geografis, faktor harga yang dipengaruhi oleh jarak, jumlah penduduk, nilai tukar mata uang, jumlah produksi, kualitas produk, biaya operasional, risiko kerugian, dan adaptasi teknologi berdampak terhadap persaingan selain potensi sumber daya alam dan kondisi geografis. Tujuan penelitian ini adalah melihat dan menentukan stuktur pasar, daya saing, dan faktor-faktor ekspor kepiting beku Indnesia di pasar Malaysia, Singapura, dan Australia pada periode 2012 hingga 2023. Analisis dilakukan dengan rentan waktu 12 tahun dengan kode Hermorized System (HS) yaitu 030614. Metode analisis untuk memenuhi tujuan penelitian yaitu dengan Herfindahl Index (HI) dan Concentration Ratio (CR) untuk melihat stuktur pasar Indonesia di pasar tujuan, Revealed Comparative Advantage (RCA) dan Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) untuk mengidentifikasi tingkat daya saing komparatif kepiting beku Indonesia, Export Dynamic Product (EPD) untuk menganalisis posisi daya saing kompetitif kepiting beku Indonesia, dan Model Gravity untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi ekspor kepiting beku Indonesia. Hasil penelitian diperoleh dinamika pangsa pasar kepiting beku Indonesia di pasar Malaysia dan Australia menunjukkan tren fluktuatif dengan kecenderungan meningkat selama dua belas tahun terakhir, menandakan kemampuan penetrasi produk yang cukup baik di kedua negara tersebut. Struktur pasar ekspor kepiting beku Indonesia di ketiga negara tujuan analisis berada pada tingkat konsentrasi sedang dengan karakteristik oligopoli, menunjukkan bahwa meskipun terdapat dominasi beberapa eksportir utama, persaingan tetap berlangsung dinamis. Posisi daya saing Indonesia relatif lebih rendah dibandingkan pesaing utama, namun mengalami perbaikan di Malaysia dan Australia yang berada pada kategori rising star, sementara di Singapura masih stagnan pada posisi retreat. Hasil estimasi model Fixed Effect menunjukkan bahwa nilai tukar, jarak ekonomis, harga ekspor, kebijakan SPS dan Biosecurity Act 2015, serta pangsa pasar berpengaruh signifikan terhadap ekspor kepiting beku Indonesia, sedangkan faktor GDP, populasi, dan perjanjian IA-CEPA belum memberikan dampak yang berarti terhadap peningkatan ekspor.
dc.description.sponsorshipBeasiswa Unggulan
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleDinamika Persaingan Kepiting Beku Indonesia terhadap Eksportir Utama di Pasar Malaysia, Singapura, dan Australiaid
dc.title.alternativeCompetition Dynamics of Frozen Indonesian Crab Against Major Exporters in the Malaysian, Singaporean, and Australian Markets
dc.typeTesis
dc.subject.keywordExport Dynamic Productid
dc.subject.keyworddaya saingid
dc.subject.keywordgravity modelid
dc.subject.keywordKepiting Bekuid
dc.subject.keywordRevealed Symmetric Comparative Advantageid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record