| dc.description.abstract | Sektor peternakan sapi potong memegang peranan penting dalam pemenuhan
kebutuhan protein hewani serta mendukung ketahanan pangan nasional. Salah satu
rumpun sapi lokal yang banyak dipelihara oleh peternak di Indonesia adalah sapi
Peranakan Ongole (PO). Menurut Astuti (2003), sapi PO merupakan hasil
pemuliaan melalui sistim persilangan dengan grading up sapi Jawa dan Sumba
Ongole (SO) lewat setengah abad silam. Sapi PO dengan ciri utama berpunuk dan
bergelambir serta memiliki keunggulan yaitu daya adaptasi iklim tropis yang tinggi,
tahan terhadap panas, tahan terhadap gangguan parasit seperti gigitan nyamuk dan
caplak, disamping itu juga menunjukkan toleransi yang baik terhadap pakan yang
mengandung serat kasar tinggi. Selanjutnya, hasil penelitian Carvalho et al. (2010),
menunjukkan bahwa sapi PO memiliki performa produksi yang tidak berbeda nyata
dengan sapi persilangan Simmental-PO (SimPO). Selanjutnya, sapi PO juga
memiliki kinerja reproduksi yang optimal pada kondisi lingkungan tropis di
Indonesia, terutama dengan pemberian pakan yang berkualitas (Rastosari et al.
2019; Pangestu et al. 2024; Sukma et al. 2024). ... | id |