Show simple item record

dc.contributor.advisorPamoengkas, Prijanto
dc.contributor.advisorHartoyo, Adisti Permatasari Putri
dc.contributor.authorIswandaru, Iqbal
dc.date.accessioned2026-03-09T06:03:00Z
dc.date.available2026-03-09T06:03:00Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172825
dc.description.abstractProgram rehabilitasi Green Wall di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) bertujuan memulihkan ekosistem hutan sekaligus meningkatkan cadangan karbon sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim. Upaya ini dilakukan melalui penanaman jenis tanaman cepat tumbuh, salah satunya adalah puspa (Schima wallichii (DC.) Korth.). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan S. wallichii dan menduga cadangan karbon di atas permukaan tanah pada areal rehabilitasi Green Wall Resort Nagrak, TNGGP. Metode yang digunakan adalah transek jalur dengan stratified purposive sampling pada tegakan tahun tanam 2008, 2009, dan 2010. Parameter yang diamati meliputi diameter dan tinggi pohon, serta perhitungan biomassa di atas permukaan tanah dengan persamaan alometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S. wallichii pada tahun tanam 2010 memiliki pertumbuhan terbaik dengan rata-rata riap diameter sebesar 1,95 cm/tahun dan riap tinggi 0,85 m/tahun. Rata-rata cadangan karbon di atas permukaan tanah pada area rehabilitasi mencapai 84,03 tonC/ha, dengan kontribusi S. wallichii sebesar 24,09 tonC/ha.
dc.description.abstractThe Green Wall rehabilitation program in Gunung Gede Pangrango National Park (TNGGP) aims to restore forest ecosystems while enhancing carbon stocks as part of climate change mitigation This objective is pursued through the planting of fast-growing tree species, including puspa (Schima wallichii (DC.) Korth). This study aimed to analyze the growth of S. wallichii and estimate above-ground carbon stocks in the Green Wall rehabilitation area at Resort Nagrak, TNGGP. The method used was a line transect with stratified purposive sampling on stands planted in 2008, 2009, and 2010. Observed parameters included tree diameter and height, as well as the estimation of above-ground biomass using the allometric equation. The results showed that S. wallichii planted in 2010 exhibited the best growth performance with an average diameter increment of 1.95 cm/year and a height increment of 0.85 m/year. The average above-ground carbon stock in the rehabilitation area was 84.03 tons C/ha, with S. wallichii contributing 24.09 tons C/ha
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerforma Pertumbuhan Puspa (Schima wallichii (DC.) Koorth) pada Areal Rehabilitasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Baratid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordallometrikid
dc.subject.keywordbiomassa di atas permukaan tanahid
dc.subject.keywordriapid
dc.subject.keywordsebaran diameterid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record