Model Pengelolaan Lanskap Wisata Relegi berbasis Islamic-Friendly Tourism di Kawasan Banten Lama
Date
2026Author
Ahwaludin, Buruuj
Arifin, Hadi Susilo
Firmansyah, Irman
Nurhayati
Metadata
Show full item recordAbstract
Pariwisata religi tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga menghadirkan suasana spiritual yang mendalam. Menjawab meningkatnya permintaan wisatawan Muslim akan pengalaman yang selaras dengan prinsip Islam, konsep Islamic-Friendly Tourism menekankan pentingnya kebersihan, kenyamanan, dan dukungan terhadap pelaksanaan ibadah. Namun, konsep ini belum diterapkan di Kawasan Banten Lama, yang hingga kini masih menghadapi permasalahan seperti rendahnya kesadaran terhadap kebersihan, pengelolaan sampah yang belum efektif, serta ketidaksesuaian antara zonasi dan fungsi ruang. Meski demikian, kawasan ini memiliki potensi besar berkat keberadaan situs-situs bersejarah peninggalan Kesultanan Banten yang merupakan salah satu pusat peradaban Islam Nusantara di masa lampau.
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengelolaan lanskap wisata religi berbasis Islamic-Friendly Tourism yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif kualitatif, Multiaspect Sustainability Analysis (MSA), analisis SWOT, dan Interpretative Structural Modeling (ISM), dengan pengumpulan data melalui observasi, studi literatur, dan wawancara menggunakan pendekatan pentahelix stakeholder yang melibatkan akademisi, pelaku usaha, komunitas, pemerintah, dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan performa lanskap Kawasan Banten Lama dipengaruhi secara signifikan oleh keterpaduan aspek infrastruktur, pengelolaan, dan Intangible, yang memerlukan sinergi antarpemangku kepentingan. Penelitian ini menghasilkan model pengelolaan lanskap dengan kerangka pentahelix synergic yang menekankan penguatan kelembagaan, penataan zonasi yang selaras dengan nilai-nilai Islam, serta pengelolaan kebersihan kawasan sebagai elemen kunci keberlanjutan. Model yang dihasilkan bersifat aplikatif, berorientasi keberlanjutan, dan memiliki potensi untuk direplikasi pada destinasi wisata religi lain dengan karakteristik serupa.
Collections
- MT - Agriculture [4039]
