View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Variasi Intraspesifik Dan Karakter Reproduksi Hama Kumbang Moncong Rhynchophorus vulneratus Pada Tanaman Aren

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (3.952Mb)
      Fulltext (4.997Mb)
      Lampiran (3.216Mb)
      Date
      2026
      Author
      Magvira, Nur Laila
      Hidayat, Purnama
      Sartiami, Dewi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kumbang moncong palem atau kumbang palem Asia (Asian palm weevil), Rhynchophorus vulneratus, merupakan salah satu hama utama pada tanaman famili Arecaceae, termasuk tanaman aren (Arenga pinnata). Serangan larva spesies ini menyebabkan kerusakan jaringan batang secara intensif yang dapat berujung pada kematian tanaman, sehingga menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan. Berbagai laporan dari sejumlah wilayah menunjukkan bahwa infestasi R. vulneratus berdampak serius terhadap produktivitas tanaman inang. Namun, identifikasi sering mengalami kendala karena spesies ini memiliki variasi intraspesifik corak pronotum serta kemiripan karakter morfologi dengan R. ferrugineus. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya analisis morfometri untuk memperkuat identifikasi taksonomi serta memahami variasi antara populasi. Tanaman aren memiliki nilai strategis dari aspek ekonomi, ekologi, dan sosial budaya di Indonesia, antara lain sebagai sumber pangan, bahan baku bioenergi, serta pendukung keberlanjutan ekosistem. Serangan R. vulneratus pada tanaman aren berpotensi mengancam keberlanjutan pemanfaatan komoditas ini. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yaitu menganalisis variasi intraspesifik dan karakter reproduksi sebagai landasan ilmiah dalam penyusunan strategi pengendalian hama yang lebih efektif dan tepat sasaran. Sampel penelitian dikoleksi dari tanaman aren di wilayah Bogor dan Sukabumi melalui survei eksploratif berbasis purposive sampling. Tahapan penelitian selanjutnya dilaksanakan di Laboratorium Biosistematika Serangga IPB, meliputi pengambilan citra pronotum, pengukuran karakter morfometri imago, serta pengamatan perilaku reproduksi. Analisis data morfometri dilakukan menggunakan principal component analysis (PCA), sedangkan data durasi kopulasi dan jumlah telur dianalisis menggunakan uji regresi dan korelasi. Penelitian ini berhasil mengoleksi sebanyak 417 individu R. vulneratus dari dua lokasi penelitian. Sebanyak 272 variasi corak pronotum berhasil diidentifikasi dan selanjutnya dikelompokkan ke dalam sepuluh kelompok utama untuk mempermudah proses identifikasi di lapangan. Pengelompokan tersebut didasarkan pada kesamaan corak pronotum, dan hasil analisis menunjukkan bahwa hanya terdapat 16 corak yang identik dari seluruh sampel. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi corak pronotum tidak dipengaruhi oleh faktor jenis kelamin maupun perbedaan lokasi asal populasi. Dimorfisme seksual R. vulneratus yang diperoleh dari tanaman aren dapat dibedakan berdasarkan keberadaan seta pada ujung rostrum dan tungkai depan pada individu jantan. Individu betina memiliki ukuran tubuh yang relatif lebih besar serta rostrum yang lebih panjang dibandingkan dengan jantan, yang berkaitan dengan fungsi reproduksi, khususnya proses oviposisi. Rata-rata waktu kopulasi dari 15 pasang imago yang dikawinkan tercatat selama 8 menit 6 detik. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa durasi kopulasi dan kedalaman oviposisi bukan menjadi faktor utama yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah telur yang dihasilkan oleh betina. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa R. vulneratus memiliki tingkat variasi intraspesifik yang sangat tinggi pada pronotumnya dan bersifat independen terhadap faktor jenis kelamin maupun lokasi asal populasi. Karakter dimorfisme seksual yang konsisten, terutama pada struktur rostrum dan ukuran tubuh, dapat dimanfaatkan sebagai karakter penunjang dalam identifikasi spesies. Temuan ini menegaskan bahwa variasi corak pronotum merupakan fenomena plastisitas fenotipik, sehingga pendekatan morfometri dan karakter reproduksi menjadi aspek krusial dalam mendukung identifikasi taksonomi serta perumusan strategi pengelolaan hama R. vulneratus pada tanaman aren.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172587
      Collections
      • MT - Agriculture [4039]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository