Show simple item record

dc.contributor.advisorNovita, Yopi
dc.contributor.advisorIskandar, Budhi Hascaryo
dc.contributor.advisorPuspito, Gondo
dc.contributor.advisorSukoraharjo, Sri Suryo
dc.contributor.authorMalik, Fikri Rizky
dc.date.accessioned2026-02-05T03:54:30Z
dc.date.available2026-02-05T03:54:30Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172579
dc.description.abstractKeberadaan perahu berkatir dengan outrigger atau katir berukuran = 5 GT di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu menimbulkan permasalahan serius terkait tata kelola kegiatan tambat labuh di kolam pelabuhan. Permasalahannya terkait dengan konstruksi katir yang bersifat permanen dan melebar di kedua sisi perahu, sehingga perahu membutuhkan area tambat yang lebih luas dibandingkan perahu tanpa katir. Kondisi ini semakin diperparah dengan jumlah perahu katir yang sangat banyak, yaitu 355 unit (PPN Palabuhanratu 2023). Kolam Pelabuhan yang dipenuhi oleh perahu katir menyebabkan tata kelolanya menjadi tidak efisien. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah memodifikasi konstruksi katir dengan outrigger boom-nya yang dapat dipendekkan. Katir dengan outrigger boom yang dapat dipendekkan dan dapat tetap menjaga keseimbangan perahu ketika berada di dalam kolam pelabuhan belum diteliti. Inovasi pemendekan outrigger boom untuk menghemat area tambat labuh dengan tetap mempertimbangkan keselamatan nelayan dengan menggunakan teori mitigasi risiko sangat diperlukan. Katir hasil inovasi akan memudahkan nelayan saat tambat di pelabuhan dengan ruang yang sempit, menjaga stabilitas perahu walaupun sedang dalam kondisi ditarik, dan aman karena bagian sambungan katir hasil inovasi tetap mampu menahan hempasan gelombang laut ketika perahu dioperasikan. Inovasi katir ini akan dilakukan dengan menerapkan prinsip design engineering yang diawali dengan mendefinisikan permasalahan yang terjadi sebelum dan sesudah perubahan desain, penelusuran teori, perumusan desain, pembuatan prototype, hingga uji coba. Penelitian menghasilkan rekomendasi redesain katir mekanis dengan fitur utama bagian Outrigger boom yang dapat ditarik mendekat ke badan perahu, dan dapat dibentangkan kembali. Dengan fitur ini bagian outrigger boom pada konstruksi katir, dapat dipendekan ketika nelayan melakukan kegiatan tambat labuh dan dapat dipanjangkan kembali ketika nelayan ingin bermanufer keluar dari kolam pelabuhan menuju ke fishing ground. hasil ujicoba roll decay dan simulasi dengan menggunakan aplikasi Maxsurf (student version), membuktikan perahu katir dengan pemendekan ½ dari outrigger boom dapat mempertahankan stabilitas perahunya. Hasil ujicoba material katir yang digunakan pada katir mekanis ini juga terbukti mempunyai daya tahan yang baik dan mampu bertahan pada lingkungan laut yang ekstrim. Inovasi katir mekanis untuk perahu = 5 GT di Palabuhanratu, dapat menghemat area tambat labuh untuk satu unit perahu katir menjadi 40,95 m2 (50% lebih kecil dari luas area tambat labuh semula). Tentunya inovasi redesain katir mekanis untuk perahu = 5 GT di PPN Palabuhanratu dapat bermanfaat bagi nelayan, pemilik perahu, dan juga bagi pihak pengelola di PPN Palabuhanratu.
dc.description.abstractThe presence of outrigger canoes or canoes = 5 GT at the Nusantara Fisheries Port (PPN) Palabuhanratu poses a serious problem regarding the management of mooring activities in the port basin. The problem is related to the permanent and wide construction of the outriggers on both sides of the boat, which requires a larger mooring area compared to boats without outriggers. This condition is further exacerbated by the very large number of outrigger boats, which is 355 units (PPN Palabuhanratu 2023). The harbour basin filled with outrigger boats made its management inefficient. One alternative that can be done to solve this problem is to modify the outrigger boom construction of the outrigger, which can be shortened. Outrigger with a shortenable outrigger boom that maintain the boat's balance in the harbour basin have not yet been studied. Therefore, innovation in shortening the outrigger boom to save mooring areas while still considering the safety of fishermen using risk mitigation theory is highly necessary. The innovation of the outrigger will make it easier for fishermen to moor in narrow ports, maintain the boat's stability even when being towed, and ensure safety because the outrigger's innovative joint remains capable of withstanding the impact of ocean waves when the boat is in operation. This outrigger innovation will be carried out by applying design engineering principles, starting with defining the problems that occur before and after the design change, theoretical research, design formulation, prototype creation, and testing. The research resulted in recommendations for redesigning the mechanical outrigger with the main feature of outrigger boom section that can be retracted closer to the boat's body and extended again. With this feature, the outrigger boom section on the outrigger construction can be shortened when fishermen are anchoring and can be extended again when fishermen want to manoeuvre out of the harbour basin toward the fishing grounds. The results of the roll decay test and simulation using the Maxsurf application (student version) prove that outrigger boat with the supporting mast shortened by ½ can maintain its stability. The results of the outrigger material test used on this mechanical outrigger also prove that it has adequate durability and can withstand extreme marine environments. The innovation of mechanical outrigger for boats = 5 GT in Palabuhanratu can save mooring area for one outrigger boat unit by 40.95 m² (50% smaller than the original mooring area). The innovation of redesigning mechanical outrigger for vessels = 5 GT at the Palabuhanratu Fish Landing Site (PPN) can benefit fishermen, vessel owners, and also the management at the Palabuhanratu Fish Landing Site.
dc.description.sponsorshipLPDP Beasiswa BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia)
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKatir Mekanis Untuk Perahu = 5 GT di Palabuhanratuid
dc.title.alternative
dc.typeDisertasi
dc.subject.keywordPerahu katirid
dc.subject.keywordKonstruksi katirid
dc.subject.keywordtambat labuhid
dc.subject.keywordInovasiid
dc.subject.keywordRedesainid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record