Show simple item record

dc.contributor.advisorBakhtiar, Toni
dc.contributor.advisorHanum, Farida
dc.contributor.authorMahardika, Fandimas Wira
dc.date.accessioned2026-02-05T03:23:10Z
dc.date.available2026-02-05T03:23:10Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172577
dc.description.abstractKarya ilmiah ini membahas pengendalian penyebaran penyakit difteri dengan menggunakan model SVEAIR yang membagi populasi ke dalam enam kelompok: rentan, tervaksin, terpapar, terinfeksi tanpa gejala, terinfeksi, dan sembuh. Model ini melibatkan tiga variabel kontrol, yaitu vaksinasi lengkap (DPT-HB-Hib), vaksinasi Td dan DPT-HB-Hib, serta pengobatan. Prinsip maksimum Pontryagin digunakan untuk memperoleh kondisi optimalitas, dan metode forward-backward sweep diterapkan untuk memperoleh solusi numerik. Lima skenario simulasi dijalankan untuk menentukan strategi pengendalian paling efektif dan efisien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ketiga kontrol secara bersamaan merupakan strategi paling optimal dalam menekan jumlah kasus infeksi. Namun, dari segi efektivitas biaya, penggunaan kontrol pengobatan saja menjadi pilihan terbaik.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKontrol Optimum Pada Model Sveair Penyebaran Penyakit Difteriid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keyworddifteriid
dc.subject.keywordkontrol optimumid
dc.subject.keywordmetode forward-backward sweepid
dc.subject.keywordmodel SVEAIRid
dc.subject.keywordprinsip maksimum Pontryaginid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record