Analisis Kesiapan Penerapan ISO/IEC 17025:2017 di Iratco Veterinary Laboratory Services Bogor
Date
2026Author
Merdiwijaya, Bagus
Ma'mun
Hidayatulloh, Furqon Syarief
Metadata
Show full item recordAbstract
Implementasi ISO/IEC 17025:2017 merupakan langkah krusial bagi
laboratorium pengujian, yang bertujuan untuk memastikan akurasi, konsistensi, dan
pengakuan internasional atas hasil pengujian mereka. Standar internasional ini
menguraikan persyaratan komprehensif untuk kompetensi teknis dan sistem
manajemen mutu laboratorium pengujian dan kalibrasi. Di Indonesia, khususnya di
Kabupaten dan Kota Bogor, sebagian besar laboratorium veteriner telah
mengadopsi ISO/IEC 17025:2017. Namun, Iratco Veterinary Laboratory Services
Bogor masih menjadi salah satu dari sedikit laboratorium yang belum terakreditasi
dengan standar ini.
Studi ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan Iratco Veterinary Laboratory
Services Bogor dalam mengimplementasikan ISO/IEC 17025:2017. Studi ini
berfokus pada penilaian persepsi staf, mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat, serta mengevaluasi kesiapan keseluruhan untuk implementasi standar.
Metode kuantitatif deskriptif digunakan, dengan menggunakan kuesioner skala
Likert dan Proses Hirarki Analitik (AHP) untuk memprioritaskan faktor-faktor
kesiapan. Temuan menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang memengaruhi
kesiapan ISO/IEC 17025:2017 meliputi: komitmen manajemen puncak,
kompetensi sumber daya manusia, mekanisme supervisi dan evaluasi internal,
konsistensi prosedur operasional, dan efektivitas komunikasi internal.
Hasil AHP menyoroti bahwa komitmen manajemen puncak dan kompetensi
personel merupakan faktor yang paling berpengaruh. Sementara itu, tantangan
utama meliputi keterbatasan sumber daya, kurangnya pelatihan terstruktur
mengenai persyaratan ISO/IEC 17025:2017, dan tidak adanya sistem manajemen
mutu terdokumentasi yang selaras dengan standar.
Terlepas dari keterbatasan ini, Iratco Veterinary Laboratory Services Bogor
menunjukkan sikap positif dan potensi untuk adopsi standar. Studi ini
merekomendasikan untuk memulai pengembangan kapasitas internal,
mengembangkan dokumentasi yang sesuai standar, dan meningkatkan dukungan
kepemimpinan sebagai langkah-langkah kunci dalam mempersiapkan akreditasi
ISO/IEC 17025:2017. Usulan seperti layanan uji darah, patologi klinik, patologi
anatomi, mikrobiologi, imunologi, dan biologi molekuler merupakan layanan
prioritas yang berpeluang besar untuk dijadikan lingkup awal akreditasi. Analisis
kesiapan ini tidak hanya akan bermanfaat bagi Iratco Veterinary Laboratory
Services Bogor tetapi juga dapat dirujuk oleh laboratorium lain yang menginginkan
kualitas dan kredibilitas internasional dalam layanan pengujian veteriner.
Kata kunci: Akreditasi, Analytical Hierarchy Process (AHP), In-Depth Interview,
ISO/IEC 17025:2017, Laboratorium The implementation of ISO/IEC 17025:2017 is a crucial step for testing
laboratories, aiming to ensure the accuracy, consistency, and international
recognition of their test results. This international standard outlines comprehensive
requirements for the technical competence and quality management systems of
testing and calibration laboratories. In Indonesia, particularly in Bogor Regency and
City, most veterinary laboratories have adopted ISO/IEC 17025:2017. However,
Iratco Veterinary Laboratory Services Bogor remains one of the few laboratories
that has not been accredited under this standard.
This study aims to analyze the readiness of Iratco Veterinary Laboratory
Services Bogor to implement ISO/IEC 17025:2017. The study focused on assessing
staff perceptions, identifying enabling and inhibiting factors, and evaluating overall
readiness for standard implementation. A descriptive quantitative method was
employed, employing a Likert-scale questionnaire and the Analytical Hierarchy
Process (AHP) to prioritize readiness factors. The findings indicate that the main
factors influencing ISO/IEC 17025:2017 readiness include: top management
commitment, human resource competence, internal supervision and evaluation
mechanisms, consistency of operational procedures, and effectiveness of internal
communication.
The AHP results highlight that top management commitment and personnel
competence are the most influential factors. Meanwhile, key challenges include
limited resources, a lack of structured training on ISO/IEC 17025:2017
requirements, and the absence of a documented quality management system aligned
with the standard.
Despite these limitations, Iratco Veterinary Laboratory Services Bogor
demonstrates a positive attitude and potential for standard adoption. The study
recommends initiating internal capacity development, developing standards
compliant documentation, and enhancing leadership support as key steps in
preparing for SNI ISO/IEC 17025:2017 accreditation. Proposed services, including
clinical pathology, anatomical pathology, microbiology, and molecular biology,
represent priority sectors that offer a strong opportunity for the initial accreditation
scope. This readiness analysis will not only benefit Iratco Veterinary Laboratory
Services Bogor but can also be referenced by other laboratories seeking
international quality and credibility in veterinary testing services.
Keywords: Accreditation, Analytical Hierarchy Process (AHP), In-Depth
Interview, ISO/IEC 17025:2017, Laboratory
Collections
- MT - Economic and Management [3229]
