IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Human Ecology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efikasi Edukasi Gizi dan Pemberian Makanan Tambahan terhadap Status Gizi Ibu Hamil dan Follow-Up pada Bayi Usia Enam Bulan

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (1.202Mb)
      Fulltext (1.697Mb)
      Lampiran (2.311Mb)
      Date
      2026
      Author
      Dasmasela, Maya Klementina
      Hardinsyah
      Dewi, Mira
      Ekayanti, Ikeu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kehamilan merupakan fase kritis yang menentukan kesehatan ibu, outcome kelahiran, dan pertumbuhan bayi dalam kerangka 1.000 HPK, sementara prevalensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia ibu hamil di Indonesia masih tinggi pada keluarga berstatus sosial ekonomi rendah dengan akses pangan bergizi terbatas, sehingga meningkatkan risiko bayi berat lahir rendah (BBLR), panjang lahir pendek, dan stunting. Edukasi gizi ibu hamil yang umumnya satu arah sering kali hanya meningkatkan pengetahuan tanpa diikuti perubahan praktik, padahal kerangka UNICEF dan teori Developmental Origins of Health and Disease (DOHaD) menegaskan bahwa perilaku makan dan kekurangan gizi intrauterin berperan langsung terhadap status gizi dan risiko penyakit kronis di kemudian hari sehingga dibutuhkan intervensi yang sekaligus gizi spesifik dan gizi sensitif selama kehamilan. Penelitian ini dikembangkan untuk menjawab kesenjangan bukti intervensi pada ibu hamil di Indonesia dengan menguji secara bersamaan jalur perilaku (pengetahuan, sikap, praktik/PSP gizi dan kepatuhan Pemberian Makanan Tambahan/PMT), jalur biologis (Lingkar Lengan Atas/LiLA dan pertambahan berat badan), serta dampaknya terhadap outcome kelahiran dan pertumbuhan bayi 0–6 bulan dalam satu kerangka analitis terintegrasi. Intervensi diintegrasikan dalam Gerakan Anak Sehat – Kolaborasi Inklusi Pengusaha Indonesia Atasi Stunting (GAS-KIPAS Stunting), yaitu gerakan percepatan penurunan stunting melalui edukasi gizi dan PMT berbasis pangan lokal di tiga kabupaten/kota sebagai kolaborasi Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), yang menghubungkan kapasitas akademik dengan dukungan dunia usaha untuk penyediaan PMT lokal berkelanjutan. Tujuan umum penelitian adalah menilai efikasi edukasi gizi dengan pendekatan Behavior Change Communication (BCC) yang dikombinasikan dengan PMT pangan lokal terhadap status gizi ibu hamil, outcome kelahiran, dan pertumbuhan bayi usia 3–6 bulan. Tujuan khusus mencakup: mengidentifikasi karakteristik awal ibu per wilayah; menganalisis pengaruh BCC terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik; menilai pengaruh BCC dan PMT terhadap perubahan Lingkar Lengan Atas (LiLA), penurunan KEK, dan pertambahan berat badan; serta menguji pengaruh LiLA dan kenaikan berat badan kehamilan terhadap berat bayi lahir (BBL), panjang badan lahir (PBL), dan indeks z-score pertumbuhan bayi usia 3 dan 6 bulan. Penelitian memakai desain longitudinal one-group pre–post test selama 16 minggu pada 175 ibu hamil trimester I–II di Kabupaten Purbalingga, Kota Serang, dan Kabupaten Bogor; edukasi BCC diberikan mingguan melalui 20 topik KIPAS Stunting, dan PMT lokal didistribusikan 6 kali/minggu. Karakteristik awal menunjukkan kerentanan gizi tinggi dengan variasi antarwilayah: secara agregat 84% ibu berusia 20–35 tahun, sedangkan <20 dan >35 tahun masing-masing 5,7% dan 10,3%, dengan proporsi ibu <20 tahun tertinggi di Kabupaten Bogor (8,3%). Pendidikan didominasi SMP dan SMA (99,4%); Kabupaten Purbalingga memiliki lulusan SMA tertinggi (50,0%), sedangkan Kota Serang dan Kabupaten Bogor didominasi pendidikan SMP (65,5% dan 76,7%), disertai proporsi ibu tidak bekerja 66,7–78,3% dan rumah tangga berpendapatan di bawah (Upah Minimal Kabupaten/Kota /UMK) 66,7–86,7%, tertinggi di Kabupaten Bogor. Prevalensi KEK (LiLA <23,5 cm) terendah di Kabupaten Purbalingga (20,0%) dan tertinggi di Kota Serang (30,9%) dan Kabupaten Bogor (31,7%), sedangkan anemia paling banyak ditemukan di Kabupten Bogor (58,3%) dan Kota Serang (54,5%) dibanding Kabupaten Purbalingga (33,3%), sehingga secara keseluruhan Kabupaten Bogor memiliki profil kerentanan tertinggi, disusul Kota Serang, sementara Kabupaten Purbalingga relatif lebih terlindungi. Intervensi BCC efektif meningkatkan PSP gizi di seluruh wilayah: skor pengetahuan meningkat dari 66,17 ± 8,1 menjadi 72,40 ± 7,5 (? 6,23; p < 0,001), skor sikap dari 49,83 ± 8,1 menjadi 55,60 ± 7,2 (? 5,77; p < 0,001), dan skor praktik dari 62,04 ± 8,1 menjadi 69,10 ± 7,9 (? 7,06; p = 0,001), dengan peningkatan praktik sebagai perubahan terbesar yang mencerminkan keberhasilan konversi pengetahuan menjadi perilaku. Kombinasi BCC dan PMT pangan lokal memberikan dampak signifikan terhadap status gizi ibu: rata-rata LiLA meningkat 0,9 cm dalam 16 minggu (p < 0,05), prevalensi KEK turun dari 27,4% menjadi 18,2% (-9,2 poin persentase), dan pertambahan berat badan mencapai 5,8 kg (˜0,36–0,40 kg/minggu) yang sesuai rekomendasi trimester II–III; analisis regresi menunjukkan kepatuhan konsumsi PMT sebagai prediktor terkuat kenaikan LiLA (ß = 0,41), diikuti LiLA awal (ß = 0,32) dan hemoglobin awal (ß = 0,28), sedangkan sikap dan praktik gizi berkontribusi positif terhadap kenaikan berat badan. Perbaikan status gizi kehamilan berkorelasi nyata dengan outcome kelahiran dan pertumbuhan bayi: peningkatan LiLA dan pertambahan berat badan gestasional berasosiasi positif dan signifikan dengan BBL dan PBL serta menurunkan proporsi BBLR dan panjang lahir pendek setelah pengendalian kovariat sosiodemografi dan klinis. Ibu dengan peningkatan LiLA sekitar 0,9 cm dan kenaikan berat badan ±5,8 kg dalam 16 minggu lebih sering melahirkan bayi dengan BBL = 3.000 g dan PBL = 48 cm, sementara lingkar kepala lahir tetap dalam kisaran normal sesuai konsep brain-sparing; bayi dengan BBL = 3.000 g dan PBL = 48 cm memiliki z-score BB/U, PB/U, dan BB/PB lebih tinggi dan lebih sering berada pada -2 hingga +2 SD pada usia 3 dan 6 bulan, dan setiap tambahan 100 g BBL serta 1 cm PBL berkaitan dengan peningkatan bermakna z-score BB/U dan PB/U setelah pengendalian pendidikan ibu, paritas, dan status imunisasi dasar, sejalan dengan konsep DOHaD tentang pemrograman lintasan pertumbuhan awal. Secara keseluruhan, intervensi BCC dan PMT pangan lokal dalam kerangka GAS-KIPAS Stunting terbukti efektif meningkatkan status gizi ibu hamil berisiko serta memperbaiki BBL, PBL, dan pertumbuhan bayi usia 3–6 bulan, dengan dampak terbesar di wilayah berkerentanan tinggi seperti Kabupaten Bogor. Model terpadu yang menggabungkan komponen gizi sensitif dan gizi spesifik melalui kemitraan AIPGI–APINDO direkomendasikan sebagai strategi berbasis bukti untuk memperkuat layanan antenatal, posyandu, dan percepatan penurunan stunting di Indonesia.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172220
      Collections
      • DT - Human Ecology [639]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository