| dc.description.abstract | Jagung pulut atau jagung ketan sering digunakan sebagai bahan baku tepung, sedangkan jagung pulut manis lebih disukai saat panen segar. Kotoran ayam pedaging merupakan salah satu pilihan pupuk organik yang dapat digunakan sebagai dalam budidaya organik, namun perlu dievaluasi efektivitasnya. Penambahan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan tanaman dan meningkatkan efisiensi pemupukan. Percobaan dilakukan dari Maret hingga Agustus 2025 di Kebun Percobaan IPB di Cikarawang B, Dramaga, Bogor. Percobaan menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak dengan dosis pupuk ayam broiler dan konsentrasi PGPR sebagai faktor perlakuan dan 3 ulangan. Dosis pupuk ayam pedaging adalah 0, 10, 20, dan 30 ton ha-1, sedangkan konsentrasi PGPR terdiri atas 0 dan 20 g L-1 dan diaplikasikan dengan merendam benih selama sekitar 30 menit. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam pedaging tidak berpengaruh nyata pada semua peubah yang diamati, kecuali terhadap kadar amilopektin yang lebih tinggi dengan dosis pupuk yang lebih rendah. Pengaruh PGPR menunjukkan perbedaan yang signifikan pada indeks luas daun tanpa PGPR, peningkatan panjang akar dengan aplikasi PGPR. Tidak ada pengaruh interaksi pada semua peubah. Penggunaan pupuk kandang ayam pedaging mengindikasikan terjadinya imobilisasi hara pada tanah. Oleh karena itu, pupuk kandang ini perlu didekomposisikan lebih lama atau dengan bantuan dekomposer sebelum diaplikasikan. | |