Pengembangan Model Prediksi Panjang Musim Hujan di Pulau Jawa Menggunakan Convolutional Neural Network
Abstract
Pertanian di Pulau Jawa sangat dipengaruhi oleh variabilitas iklim musiman.
Prediksi panjang musim hujan sangat penting untuk perencanaan pertanian dan
pengelolaan sumber daya air. Studi ini bertujuan mengembangkan model prediksi
panjang musim hujan di Pulau Jawa menggunakan Convolutional Neural Network
dan mengevaluasi model tersebut. Prediktor yang digunakan adalah empat data
curah hujan luaran North American Multi-Model Ensemble dengan issued time
Bulan Juni, Juli, Agustus, dan September serta lead time Bulan September hingga
Mei. Penelitian ini berhasil mengembangkan prediksi panjang musim hujan di
Pulau Jawa menggunakan CNN. Korelasi Pearson bernilai 0,38 hingga 0,51 dengan
nilai korelasi tinggi terjadi pada issued time Bulan Juni di Jawa Timur. RMSE
bernilai 3,29 hingga 3,80 dengan nilai berada di Jawa Barat bagian selatan. Standar
deviasi ternormalisasi bernilai 0,68 hingga 0,94 dengan nilai terbaik berada di Jawa
Barat dan Jawa Tengah. Model memiliki kemampuan moderat dalam menangkap
hubungan linear antara data aktual dan prediksi tetapi kurang dalam menangkap
nilai ekstrem dari data aktual. Hasil skill score cenderung merata di seluruh pulau
dengan model CanSIPS-IC3 memiliki skill yang terbaik. Perbandingan panjang
musim hujan menunjukkan bahwa prediksi model cenderung mengikuti pola
aktualnya tetapi terdapat beberapa perbedaan nilai prediksi yang overestimate
ataupun underestimate daripada nilai aktualnya. Agriculture on Java Island is highly influenced by seasonal climate
variability. Predicting the length of the rainy season is crucial for agricultural
planning and water resource management. This study aims to develop a rainy
season length prediction model in Java Island using a convolutional neural network
and evaluate the model. The predictors used are four rainfall data outputs from the
North American Multi-Model Ensemble with issued times in June, July, August,
and September and lead times from September to May. This research successfully
developed a rainy season length prediction model in Java Island using a CNN.
Pearson correlation values ranged from 0.38 to 0.51, with high correlation values
occurring at the issued time of June in East Java. RMSE values ranged from 3.29
to 3.80, with the highest values located in the southern part of West Java.
Normalized standard deviation values ranged from 0.68 to 0.94, with the best values
found in West Java and Central Java. The model has a moderate ability to capture
the linear relationship between actual and predicted data but is less effective in
capturing extreme values from the actual data. The skill score results tend to be
evenly distributed across the island, with the CanSIPS-IC3 model having the best
skill. A comparison of the rainy season length shows that the model's predictions
tend to follow the actual pattern, but there are some differences in predicted values
that are overestimated or underestimated compared to the actual values.
