Potensi Cadangan dan Serapan Karbon di Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Area Agroforestri Desa Penyangga
Date
2026Author
Rabbani, Nurul Muthi'ah Puteri
Rushayati, Siti Badriyah
Trison, Soni
Metadata
Show full item recordAbstract
Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) tahun 1992 memiliki luas 40.000 ha dan diperluas tahun 2003 melalui penambahan kawasan Gunung Salak dan Gunung Endut yang sebelumnya berstatus hutan produksi terbatas berupa hutan tanaman damar (Agathis dammara) serta hutan lindung Perum Perhutani. Kawasan ini berpotensi dalam penyerapan dan penyimpanan karbon, demikian pula desa penyangga yang berkontribusi melalui pengelolaan lahan berkelanjutan. Penelitian bertujuan mengukur potensi cadangan dan serapan karbon di area TNGHS dan agroforestri Desa Girijaya. Analisis data menggunakan persamaan alometrik hasil dari metode non destructive. Hasil penelitian menunjukkan cadangan karbon area TNGHS sebesar 140,95 ton/ha dengan serapan CO2 sebesar 517,30 ton/ha. Area agroforestri Desa Girijaya memiliki cadangan karbon sebesar 9,32 ton/ha dan serapan CO2 sebesar 34,20 ton/ha. Perbedaan hasil dipengaruhi oleh umur tegakan yang menentukan diameter pohon dan besarnya biomassa. Potensi cadangan karbon pada area agroforestri akan terus meningkat seiring pertumbuhan, yang meningkatkan nilai biomassa, serta kemampuannya dalam menyimpan karbon.
