| dc.contributor.advisor | Priyanto | |
| dc.contributor.author | LIDYYANA, SRI | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-06T08:45:40Z | |
| dc.date.available | 2026-01-06T08:45:40Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/171978 | |
| dc.description.abstract | Pembangunan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) merupakan proyek
strategis nasional yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Penelitian ini
menganalisis pola perubahan tutupan lahan pada zona 0–200 m, 200–500 m, dan
500–1000 m serta identifikasi dampak langsung pembangunan menggunakan
pendekatan Before–After Control–Impact Remote Sensing (BACI-RS) berbasis
citra Landsat 8 OLI periode 2013-2024 dengan wilayah kontrol yang memiliki
kondisi awal serupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan
terbesar terjadi pada zona 0–200 m. Lahan terbangun meningkat di seluruh zona,
perkebunan cenderung meningkat seiring bertambahnya jarak, badan air relatif
stabil, sementara hutan, pertanian lahan kering, sawah, dan lahan terbuka
mengalami penurunan. Analisis BACI-RS menunjukkan wilayah kontrol relatif
stabil dibandingkan wilayah dampak, menegaskan adanya dampak langsung
pembangunan tol. Dampak signifikan terjadi pada zona 0–200 m dan melemah pada
zona 200–500 m hingga 500–1000 m, membentuk pola rambatan yang
menunjukkan adanya proximity effects yang berbeda antar kelas tutupan lahan
hingga radius ±1 km. | |
| dc.description.abstract | The construction of the Bogor–Ciawi–Sukabumi Toll Road (Bocimi) is a
national strategic project that has the potential to cause environmental impacts. This
study analyzed the pattern of land cover change in zones 0–200 m, 200–500 m, and
500–1000 m and the identification of the direct impact of development using a
Before-After Control-Impact Remote Sensing (BACI-RS) based on Landsat 8 OLI
imagery for the period 2013-2024 with control areas that have similar initial
conditions. The results showed that the largest land cover change occurred in the 0-
200 m zone. Built-up land increases across zones, plantations tend to increase with
increasing distance, water bodies are relatively stable, while forests, dry land
agriculture, rice fields, and open land are in decline. BACI-RS analysis shows that
the control area is relatively stable compared to the impact area, confirming the
direct impact of toll road construction. Significant impacts occurred in the 0–200 m
zone and weakened in the 200–500 m to 500–1000 m zone, forming a propagation
pattern that shows the existence of different proximity effects between land cover
classes up to a radius of ±1 km. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Dampak Pembangunan Tol Bocimi terhadap Perubahan Tutupan Lahan dengan Pendekatan Before-After Control-Impact Remote Sensing | id |
| dc.title.alternative | Impact of Bocimi Toll Road Development on Land Cover Change Using the Before-After Control-Impact Remote Sensing Approach | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | dampak langsung | id |
| dc.subject.keyword | Landsat 8 OLI | id |
| dc.subject.keyword | wilayah dampak | id |
| dc.subject.keyword | wilayah kontrol | id |