Perencanaan Maskot CIGWA Megamendung Kabupaten Bogor sebagai Identitas Kawasan
Date
2025Author
Fitri, Tiara Mellya
Untari, Rini
Rahmani, Natasha Indah
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini fokus pada perencanaan maskot CIGWA Megamendung Kabupaten Bogor sebagai Identitas Kawasan. Karena destinasi wisata ini belum memiliki maskot yang mempresentasikan ciri khas kawasan. Potensi alam, flora, dan fauna lokal, maskot dirancang untuk mencerminkan nilai-nilai ekowisata seperti konservasi dan pendidikan lingkungan, sekaligus memperkuat citra kawasan. Kehadiran maskot diharapkan menjadi strategi branding yang berkelanjutan untuk meningkatkan daya tarik wisata serta mempertegas positioning CIGWA di tengah persaingan destinasi wisata berbasis alam di Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan merancang maskot wisata serta menganalisis penilaian pengelola dan masyarakat. Data diperoleh dari wawancara, kuesioner, dan observasi dengan metode purposive sampling, lalu dianalisis menggunakan skala likert 1–5. Hasil penelitian menunjukkan CIGWA memiliki berbagai macam potensi yaitu, potensi alam, potensi eduwisata, potensi outbound dan potensi branding ekowisata. Dari penilaian tertinggi pengelola, terpilih objek kelinci, anggrek bulan, Goa CIGWA, sawah CIGWA, kebaya Sunda, rumah adat joglo, combro, dan kesenian ecoprint sebagai dasar desain maskot. Maskot dirancang dengan mempertimbangkan objek, bentuk, warna, filosofi, dan bahan, lalu di finalisasi menjadi karakter maskot dan boneka wisata Cisarua Green World Adventure. This research focuses on the Planning of an Ecotourism Mascot for CIGWA Megamendung, Bogor Regency, as a Regional Identity. The study was conducted because the tourism destination has not yet developed a mascot that represents the unique characteristics of the area. Drawing upon the region’s natural potential, local flora, and fauna, the mascot is designed to reflect the core values of ecotourism—such as conservation and environmental education—while simultaneously strengthening the destination’s image. The presence of the mascot is expected to serve as a sustainable branding strategy to enhance tourism attractiveness and to reinforce CIGWA’s positioning amid the growing competition of nature-based destinations in Bogor Regency.The objectives of this study are to identify and design a tourism mascot and to analyze the assessments of both managers and local communities. Data were collected through interviews, questionnaires, and observations using a purposive sampling method, and subsequently analyzed with a 1–5 Likert scale.
Collections
- UT - Ecotourism [220]
