Potensi Hutan sebagai Sumber Pakan Budidaya Lebah Madu di Resort Tapos, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango / Potential Of Forests As A Source Of Foot For Honey Bees Cultivation In Tapos Resort, Mountain Gede Pangrango National Park
Abstract
Budidaya lebah madu menjadi salah satu pemanfaatan hasil hutan bukan kayu yang banyak dikembangkan di daerah penyangga Resort Tapos, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Penelitian ini bertujuan memetakan potensi hutan sebagai sumber pakan lebah madu, mengukur ketersediaan tumbuhan berbunga, dan menganalisis partisipasi Kelompok Tani Hutan (KTH). Metode penelitian meliputi klasifikasi terbimbing menggunakan citra Landsat 8, analisis vegetasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan kawasan hutan di Resort Tapos, TNGGP berpotensi sebagai sumber pakan lebah madu, dicirikan oleh ketersediaan tumbuhan berbunga didominasi jenis bandotan di wilayah stup A dan kaliandra merah di wilayah stup B. Jenis bandotan merupakan penghasil polen, sedangkan kaliandra merah penghasil nektar dan polen sepanjang tahun. Partisipasi anggota KTH tergolong tinggi (43%) dalam pengelolaan taman nasional dan budidaya lebah madu. Penelitian ini memperkuat peran penting kawasan hutan di Resort Tapos, TNGGP dalam keberlanjutan budidaya lebah madu dengan menyediakan sumber pakan dan adanya dukungan partisipasi KTH, sehingga sesuai untuk dijadikan dasar pengembangan pengelolaan lebah madu berbasis kawasan. Honeybee cultivation is one of the utilization of non-timber forest products that is widely developed in the buffer zone of Tapos Resort, Gunung Gede Pangrango National Park (TNGGP). This study aims to map the potential of forests as a source of honeybee food, measure the availability of flowering plants, and analyze the participation of Forest Farmer Groups (KTH). The research methods include guided classification using Landsat 8 imagery, vegetation analysis, and interviews. The results show that the forest area in Tapos Resort, TNGGP has the potential as a source of honeybee food, characterized by the availability of flowering plants dominated by bandotan species in stup A and red calliandra in stup B. Bandotan species are pollen producers, while red calliandra produce nectar and pollen throughout the year. The participation of KTH members is high (43%) in national park management and honeybee cultivation. This study strengthens the important role of forest areas in Tapos Resort, TNGGP in the sustainability of honeybee cultivation by providing food sources and supporting KTH participation, making it suitable as a basis for developing area-based honeybee management.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
