Show simple item record

dc.contributor.authorNursiam, Tuti
dc.date.accessioned2010-05-09T10:12:51Z
dc.date.available2010-05-09T10:12:51Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/17055
dc.description.abstractKeperluan masyarakat akan kayo sebagai bahan bangtman dan keperluan lainnya semakin meningkat sesuai dengan pertambahan penduduk. Kemajuan teknologi yang telah berhasil membuat beberapa macam sintetis temyata belum dapat menggantikan kayu secara besar-besaran sehingga kenaikan pemakaian kayu semakin meningkat. Kayu merupakan produk alam yang berasal dari pabon yang bersifat tumbuh sehingga dapat diperbaharui lagi bila dimanfaatkan. Mengingat hal itu berbagai usaha dilakukan untuk memanfaatkan kayu sebaik-baiknya, antara lain dengan pembuatan papan partikel, papan serat, dan papan venir lamina sebagai pengganti papan dari kayu utuh. Salah satu usaha mengganti balok atau tiang sebagai bahan bangunan yang mengutamakan kekuatan adalah pembuatan balok lamina. Hansen (1948) menyatakan bahwa papan venir lamina telah berhasil dibuat untuk pertama kaHnya pada tabun 1900-an.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Jumlah Lapisan Teruadap Sifat Fisis Mekanis Papan Venir Lamina Dari Kayu Karet (Hevea Brasiliensis)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record