Show simple item record

dc.contributor.advisorTuryanti, Ana
dc.contributor.authorPamagari, Cendikiawan Wira
dc.date.accessioned2025-08-26T02:45:53Z
dc.date.available2025-08-26T02:45:53Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/170372
dc.description.abstractPeternakan unggas merupakan salah satu sektor penting dalam penyediaan pangan hewani, namun aktivitas ini menghasilkan emisi gas amonia dari feses dan urin yang berpotensi mencemari udara serta membahayakan kesehatan manusia maupun ternak. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Biotrickling Filter sederhana untuk mereduksi konsentrasi amonia di kandang ternak unggas. Alat Biotrickling Filter dirancang menggunakan drum plastik 40 liter, dengan media filter arang aktif, batu apung, dan bioball, serta bakteri nitrifikasi Nitrosomonas sp. dan Nitrobacter sp.. Pengukuran dilakukan dengan rentang waktu jam ke-1, 3, 6, 12, 24, 48, dan 72 dengan parameter suhu, kelembapan, pH, dan konsentrasi amonia. Hasil menunjukkan penurunan konsentrasi ammonia dari 0,62 ppm awal sebelum pengoperasian alat, menjadi 0,07 ppm pada waktu pengukuran terakhir. Efektivitas Biotrickling Filter meningkat secara konsisten, mulai rentang 30,2% pengukuran jam ke-1 dan berada di angka 88,4% pada jam ke-72 di akhir pengujian. Rancangan ini terbukti efisien dan sederhana, serta dapat meningkatkan kualitas udara di lingkungan kandang.
dc.description.abstractPoultry farming is an essential sector in animal food production; however, this activity generates ammonia emissions from feces and urine, which can pollute the air and pose health risks to both humans and livestock. This study aims to design a simple Biotrickling Filter to reduce ammonia concentrations in poultry houses. The Biotrickling Filter was built using a 40-liter plastic drum, filled with activated charcoal, pumice, and bioball as filter media, and inoculated with nitrifying bacteria Nitrosomonas sp. and Nitrobacter sp.. Measurements were carried out at time intervals of 1, 3, 6, 12, 24, 48, and 72 hours, covering parameters such as temperature, humidity, pH, and ammonia concentration. Results showed a decrease in the initial ammonia concentration before the operation of the device from 0.62 ppm to 0.07 ppm at the last measurement time. The effectiveness of the Biotrickling Filter increased consistently, starting at 30.2% in the 1st hour measurement and reaching 88.4% at the 72nd hour at the end of the test. This design has proven to be efficient and simple, and can improve air quality in the barn environment.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerancangan Biotrickling Filter Sederhana untuk Mereduksi Amonia di Kandang Ternak Unggasid
dc.title.alternativeDesign of a Simple Biotrickling Filter to Reduce Ammonia in Poultry Cages
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordamoniaid
dc.subject.keywordunggasid
dc.subject.keywordbakteri nitrifikasiid
dc.subject.keywordfiltrasi biologisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record