Show simple item record

dc.contributor.advisorRusdiana, Omo
dc.contributor.authorSetiawan, Dani
dc.date.accessioned2025-08-06T09:28:05Z
dc.date.available2025-08-06T09:28:05Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/166849
dc.description.abstractPerhutanan Sosial (PS) di Desa Giriawas Kabupaten Garut, merupakan upaya pengelolaan hutan negara yang berkelanjutan untuk mempertahankan fungsi ekologi, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik sosial ekonomi petani penggarap, menggambarkan persepsi beberapa pihak terhadap pengelolaan lahan yang mendukung konservasi tanah dan air (KTA), serta menyusun strategi yang membantu menjaga kelestarian lingkungan di lahan PS. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dan Matriks SWOT, dengan data yang diperoleh melalui wawancara terhadap pihak berkepentingan di Desa Giriawas. Hasil penelitian menunjukan mayoritas petani berada pada usia produktif (90%), berpendidikan rendah (92%), dan berpendapatan rendah (73%). Persepsi petani dan pemangku kepentingan lainnya menunjukkan bahwa pelaksanaan program PS dihadapkan pada permasalahan berupa penurunan kualitas lingkungan. Strategi Weakness-Opportunity (W-O) merupakan pendekatan yang relevan guna mengatasi permasalahan di kawasan perhutanan sosial Desa Giriawas dengan meningkatkan intensitas penyuluhan guna meningkatan kapasitas petani terkait KTA.
dc.description.abstractSocial Forestry (SF) in Giriawas Village, Garut Regency, is a sustainable state forest management initiative aimed at maintaining ecological, social, and economic functions. This study aims to identify the socio-economic characteristics of tenant farmers, examine stakeholders’ perceptions of land management practices that support soil and water conservation (SWC), and develop strategies to preserve environmental sustainability in SF areas. The research employed a descriptive qualitative analysis and SWOT Matrix, with data collected through interviews with relevant stakeholders in Giriawas Village. The results indicate that the majority of farmers are of productive age (90%), have low educational attainment (92%), and low income levels (73%). The perceptions of farmers and other stakeholders reveal that the implementation of the SF program faces challenges related to declining environmental quality. The Weakness-Opportunity (W-O) strategy is considered a relevant approach to addressing these issues in the SF area of Giriawas Village by enhancing extension programs to improve farmers’ capacity in SWC practices.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Penerapan Konservasi Tanah dan Air di Kawasan Perhutanan Sosial Desa Giriawas Kabupaten Garut.id
dc.title.alternativeStrategies for Implementing Soil and Water Conservation in the Social Forestry Area of Griawas Village, Garut Regency.
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordkonservasi tanah dan airid
dc.subject.keywordpersepsiid
dc.subject.keywordperhutanan sosialid
dc.subject.keywordSWOTid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record