Show simple item record

dc.contributor.advisorSari, Yessie Widya
dc.contributor.advisorS., Wulan Tri Wahyuni
dc.contributor.advisorHerbani, Yuliati
dc.contributor.authorOrthesin, Nofal
dc.date.accessioned2025-08-01T23:46:55Z
dc.date.available2025-08-01T23:46:55Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/166462
dc.description.abstractPhotodynamic therapy (PDT) adalah metode terapi minimal invasif yang menggunakan cahaya dan fotosensitizer untuk menangani berbagai penyakit seperti jerawat, tumor, dan kanker. Klorofil dari Spirulina platensis, mikroalga yang banyak ditemukan di perairan Indonesia, berpotensi sebagai fotosensitizer alami karena bersifat biokompatibel dan memiliki spektrum serapan luas (400–800 nm). Upaya mengekstrak klorofil secara efisien, digunakan metode low power microwave-assisted extraction (LP-MAE) yang ramah biaya dan menghasilkan ekstrak berkualitas tinggi, terutama bila dipadukan dengan perancangan percobaan statistik I-optimal. Peningkatan efektivitas PDT dilakukan dengan mengkonjugasikan klorofil dengan nanopartikel emas (AuNPs) yang stabil, tidak beracun, dan memiliki serapan cahaya yang berdekatan, sehingga kombinasi ini diharapkan memperkuat efek destruktif terhadap sel kanker melalui mekanisme gabungan PDT dan photothermal therapy (PTT). Salah satu dari tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi parameter-parameter pada proses ekstraksi klorofil Spirulina platensis dengan metode low power microwave-assisted extraction (LPMAE) dilakukan untuk memperoleh yield klorofil yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses ekstraksi diawali dengan pemodelan statistika desain Ioptimal dan menghasilkan yield klorofil total tertinggi sebesar 5045,7 µg/g biomassa pada kondisi optimum, serta yield klorofil-a tertinggi sebesar 1590,2 µg/g biomassa. Pengujian stabilitas menunjukkan bahwa klorofil berpelarut aseton lebih stabil dibandingkan metanol dan etanol selama penyimpanan empat pekan. Sintesis AuNPs menghasilkan larutan berwarna merah anggur dengan puncak serapan UVVis pada 520,45 nm dengan mayoritas AuNPs berdiameter 13-14 nm. Konjugasi dilakukan terhadap sembilan sampel klorofil dari tiga jenis pelarut berbeda, dan hasil spektrum menunjukkan bahwa sampel A2N2, M2N2, dan E2N2 memiliki tiga puncak serapan yang jelas, menjadikannya kandidat yang potensial untuk uji lanjutan sebagai fotosensitizer dalam fototerapi.
dc.description.sponsorshipRiset Kolaborasi Indonesia (RKI) dan Program Rumah (3/III.10/HK/2023) BRIN
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKONJUGASI AuNPs DENGAN EKSTRAK KLOROFIL Spirulina platensisid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordAuNPsid
dc.subject.keywordKlorofilid
dc.subject.keywordSpirulina platensisid
dc.subject.keyworddesain I-Optimalid
dc.subject.keywordLP-MAEid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record