Show simple item record

dc.contributor.advisorSlamet, Alim Setiawan
dc.contributor.advisorAnggraeni, Elisa
dc.contributor.authorSari, Ratna Wulan
dc.date.accessioned2025-07-31T04:16:31Z
dc.date.available2025-07-31T04:16:31Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/166284
dc.description.abstractPT XYZ merupakan salah satu produsen minuman kemasan yang menghadapi tantangan dalam efisiensi penggunaan bahan kemas, khususnya kemasan karton. Data hingga September 2024 menunjukkan bahwa tingkat Yield karton hanya mencapai 99,44%, masih di bawah target perusahaan sebesar 99,75%. Meskipun selisih tersebut tampak kecil, dampaknya cukup signifikan, dengan potensi kerugian finansial mencapai RP. 68.755.242, - per tahun akibat bahan kemas yang terbuang, serta waktu henti produksi yang diestimasi dapat mencapai 3.755 menit per tahun atau bisa setara kehilangan kesempatan menghasilkan output produksi sebesar 56.320 cases per tahun. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab rendahnya efisiensi pemakaian karton serta menyusun strategi perbaikan yang efektif untuk meningkatkan yield bahan kemas. Penelitian ini dilakukan di PT XYZ pabrik Pati – Jawa Tengah, dari bulan Oktober 2024 hingga Maret 2025. Metode penelitian ini menerapkan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) yang dikombinasikan dengan 7 QC tools serta berbagai alat analisis lainnya. Pada tahap Plan, penelitian dimulai dengan identifikasi masalah menggunakan stratifikasi sebagai alat bantu analisis data, penentuan target perbaikan berdasarkan prinsip SMART. Analisis kondisi saat ini dilakukan menggunakan flowChart dan pendekatan PQCDSME, sementara penyebab dan akar penyebab permasalahan diidentifikasi menggunakan fishbone diagram, 4M1E, dan 5 whys, yang kemudian divalidasi melalui analisa 3G (Genba-Genbutsu-Genjitsu). Setelah akar masalah teridentifikasi, rancangan perbaikan disusun dengan memanfaatkan alat bantu seperti FMEA, PICK Chart, 5W2H, dan Gantt Chart. Pada tahap Do, implementasi solusi dilakukan secara sistematis dan dipantau menggunakan Gantt Chart, sementara checksheet digunakan untuk pencatatan data selama proses berlangsung. Selain itu, konsep Poka-Yoke diterapkan untuk mencegah terjadinya kesalahan berulang. Tahap Check berfokus pada evaluasi efektivitas perbaikan, yang dilakukan dengan membandingkan hasil sebelum dan sesudah implementasi menggunakan comparison Chart berbasis stratifikasi serta analisis PQCDSME. Terakhir, tahap Act difokuskan pada standarisasi solusi agar perbaikan dapat dipertahankan secara berkelanjutan. Dengan penerapan metodologi ini, penelitian diharapkan dapat mengurangi defect bahan kemas karton serta meningkatkan yield bahan kemas di PT XYZ, khususnya pabrik Pati. Selain itu, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan praktik manajemen mutu di bidang industri manufaktur, khususnya dalam penerapan metode PDCA dan 7 QC tools untuk meningkatkan efisiensi operasional. Kata kunci: bahan kemas, defect, seven qc tools, siklus pdca, yield
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeningkatan Yield Bahan Kemas Karton Melalui Bahan Kemas Karton Melalui Implementasi Metode PDCA dan Alat Kualitas Terintegrasi di PT XYZ – Pabrik Pati, Jawa Tengahid
dc.title.alternativeImproving Carton Packaging Yield Through the Implementation of PDCA Method and Integrated Quality Tools at PT XYZ – Pati Plant, Central Java
dc.typeTesis
dc.subject.keywordDefectid
dc.subject.keywordyieldid
dc.subject.keywordsiklus PDCAid
dc.subject.keywordbahan kemasid
dc.subject.keywordseven qc toolsid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record