Show simple item record

dc.contributor.advisorMulatsih, Sri
dc.contributor.advisorPravitasari, Andrea Emma
dc.contributor.authorSalimi, Gabrielle Khaledea
dc.date.accessioned2025-07-29T01:57:48Z
dc.date.available2025-07-29T01:57:48Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/166079
dc.description.abstractDalam mempersiapkan rencana pembangunan daerah, perlu dilakukan penentuan fokus utama pembangunan. Salah satu strategi yang dapat digunakan di Kabupaten Cianjur adalah pengembangan wilayah berdasarkan komoditas unggulan pertanian tanaman pangan. Studi ini bertujuan untuk memberikan arahan rencana pembangunan daerah berdasarkan komoditas unggulan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Cianjur. Wilayah yang menjadi objek penelitian terdiri dari 32 Kecamatan. Data yang digunakan dalam studi ini adalah luas panen masing-masing komoditas pada tahun 2019-2023. Penentuan komoditas unggulan pertanian di masing-masing kecamatan menggunakan analisis Location Quotient (LQ), analisis Differential Shift (DS), dan analisis skalogram untuk mengetahui Hirarki wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padi merupakan komoditas unggulan di 15 kecamatan, atau 47% dari total kecamatan di Cianjur, diikuti oleh singkong 28%, kedelai 25%, jagung dan ubi jalar 22%, serta kacang tanah 19%. 7 (tujuh) kecamatan termasuk dalam Hirarki I, 7 (tujuh) kecamatan termasuk dalam Hirarki II, dan dan 18 (delapan belas) kecamatan termasuk dalam Hirarki III. Arah pembangunan Kabupaten Cianjur adalah komoditas unggulan pada kecamatan dengan Hirarki I sebagai wilayah pengembangan prioritas, atau Hirarki II sebagai wilayah pengembangan pendukung.
dc.description.abstractIn preparing regional development plan, it is necessary to determining the primary focus of development. One of the strategies that can be used in Cianjur Regency is to develop areas based on leading agricultural commodities of food crop. This study aims to provide direction for a regional development plan based on the leading commodities of food crop in Cianjur Regency. The area that became the object of research consisted of 32 sub-districts. The data used in this study is the harvest area of each commodity in 2019 - 2023. Determining the sub- district's leading commodities using Location Quotient (LQ), Differential Shift (DS) analysis, and scalogram. The results showed that paddy is the leading commodity in 15 sub-district, or 47% of the total sub-districts in Cianjur, followed by cassava, 28%, soybean, 25%, corn, and sweet potatoes, 22%, and peanuts, 19%. 7 (seven) sub-districts are included in Hierarchy I, 7 (seven) sub-districts are included in Hierarchy II, and 18 (eighteen) sub-districts are included in Hierarchy III. Direction for Cianjur Regency’s development is leading commodities in sub-districts with Hierarchy I as the main regional development, or in Hierarchy II as a supporting regional development.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleArah Pembangunan Kabupaten Cianjur berbasis Komoditas Unggulan Pertanian Tanaman Panganid
dc.title.alternativeCianjur Regency Development based on Leading Agricultural Commodities of Food Crop
dc.typeTesis
dc.subject.keywordPengembangan Wilayahid
dc.subject.keywordhierarchyid
dc.subject.keywordRegional developmentid
dc.subject.keywordKecamatanid
dc.subject.keywordHirarkiid
dc.subject.keywordKomoditas Unggulan Pertanian Tanaman Panganid
dc.subject.keywordLeading Agricultural Commodities of Food Cropid
dc.subject.keywordSub-districtid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record