Show simple item record

dc.contributor.advisorMuljono, Pudji
dc.contributor.advisorPandjaitan, Nurmala Katrina
dc.contributor.authorAzki, Ahmad
dc.date.accessioned2025-07-23T06:49:09Z
dc.date.available2025-07-23T06:49:09Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165655
dc.description.abstractKinerja guru merupakan salah satu aspek kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Guru yang memiliki kinerja tinggi cenderung menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas kerja yang optimal dalam menjalankan tugasnya. Namun, berbagai faktor psikososial, seperti kepuasan kerja, beban kerja, dan kelelahan kerja, berpotensi memengaruhi kualitas kinerja seorang guru, baik secara positif maupun negatif. Fenomena meningkatnya tingkat keterlambatan guru di SMP swasta berbasis Yayasan Wakaf di Kota Padang selama satu semester terakhir menjadi salah satu indikator yang mencerminkan adanya penurunan kinerja yang perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk menguji secara empiris bagaimana pengaruh kepuasan kerja, beban kerja, dan kelelahan kerja terhadap kinerja guru SMP swasta di bawah naungan Yayasan Wakaf di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan sensus terhadap seluruh populasi guru, yaitu sebanyak 75 orang, yang terdiri dari guru SMP Putra dan SMP Putri. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator terstandar dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Guru yang merasa puas terhadap kondisi kerja, penghasilan, jenjang karier, atasan, dan hubungan sosial di tempat kerja menunjukkan performa kerja yang lebih tinggi. Temuan ini memperkuat teori bahwa job satisfaction merupakan salah satu job resources yang mendukung kinerja optimal. Sebaliknya, beban kerja dalam penelitian ini menunjukkan pengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja guru. Artinya, meskipun beban kerja tinggi dapat dirasakan oleh guru, hal tersebut tidak terbukti secara statistik menurunkan kualitas kinerja mereka. Hal ini mungkin disebabkan oleh adaptasi kerja, pengalaman, atau sistem kerja kolektif yang mendukung penyelesaian tugas. Kelelahan kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja guru. Guru yang mengalami kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi cenderung mengalami penurunan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses belajar-mengajar, dan evaluasi hasil belajar. Hal ini menguatkan teori JD-R (Job Demands-Resources) bahwa tekanan kerja berlebihan tanpa dukungan yang memadai dapat menyebabkan kelelahan yang menurunkan produktivitas. Secara simultan, ketiga variabel tersebut, yakni kepuasan kerja, beban kerja, dan kelelahan kerja, berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Meskipun pengaruh dominan berasal dari kepuasan kerja, integrasi ketiganya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dalam mengevaluasi dan meningkatkan kinerja guru. Oleh karena itu, pihak yayasan disarankan untuk terus melakukan evaluasi sistem kerja dan memperhatikan kesejahteraan guru, baik secara fisik maupun psikologis. Implikasi dari penelitian ini penting bagi manajemen sekolah swasta berbasis Yayasan Wakaf untuk membangun lingkungan kerja yang mendukung, meningkatkan kompensasi dan karier guru, serta menciptakan sistem kerja yang sehat guna mengurangi beban mental dan burnout guru. Dengan demikian, kinerja guru dapat terus ditingkatkan demi tercapainya tujuan pendidikan yang bermutu dan berkarakter. Disarankan agar yayasan atau SMP swasta dapat mengkaji ulang kondisi pekerjaan yang berkaitan dengan aturan di sekolah. Yayasan dan sekolah juga harus memberikan komitmen dan edukasi kepada guru yang akan bekerja. Hal ini bertujuan agar guru tidak merasa terbebani oleh pekerjaannya, sehingga Yayasan maupun sekolah dapat meningkatkan kinerja guru secara optimal
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Kepuasan, Beban dan Kelelahan Kerja terhadap Kinerja Guru SMP Swasta di Kota Padang, Sumatera Baratid
dc.title.alternativeThe Effect of Job Satisfaction, Workload and Bornout on the Performance of Private Junior High School Teachers in Padang City, West Sumatra
dc.typeTesis
dc.subject.keywordbeban kerjaid
dc.subject.keywordGURUid
dc.subject.keywordKepuasan kerjaid
dc.subject.keywordkelelahan kerjaid
dc.subject.keywordKinerjaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record