Show simple item record

dc.contributor.advisorHasim
dc.contributor.advisorAmbarsari, Laksmi
dc.contributor.advisorFaridah, Didah Nur
dc.contributor.authorAghnia, Diya
dc.date.accessioned2025-07-22T15:00:41Z
dc.date.available2025-07-22T15:00:41Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165625
dc.description.abstractObesitas saat ini menjadi salah satu masalah kesehatan global akibat prevalensinya yang terus meningkat dari tahun ke tahunnya. Salah satu pengobatan dalam mencegah dan menangani obesitas adalah dengan mengonsumsi orlistat. Orlistat merupakan obat yang bekerja dalam menghambat kerja enzim lipase pankreas sehingga menyebabkan lemak makanan tidak dapat digunakan tubuh. Namun orlistat memiliki berbagai efek samping, sehingga diperlukan bahan alami yang berpotensi dalam mencegah dan menangani obesitas. Kencur, lengkuas, dan serai wangi diketahui memiliki kemampuan dalam mengurangi akumulasi lemak, akan tetapi belum banyak informasi bagaimana kemampuannya dalam mencegah dan menangani obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi kandungan total fenolik (TPC), flavonoid (TFC), kapasitas antioksidan menggunakan metode DPPH (HAT) dan FRAP (SET), serta potensi inhibisi ketiga herbal serta fraksi terbaik dari ketiga herbal tersebut dalam menghambat kerja enzim lipase pankreas. Karakterisasi ekstrak etanol kencur, lengkuas, dan serai wangi menunjukkan wangi memiliki kandungan TPC (16,14 ± 0,18 mg EAG/g simplisia), TFC (19,41 ± EK/g simplisia), dan kapasitas antioksidan dengan tipe peredaman SET (109,67 ± 5,22 µmol TE/g simplisia) tertinggi dibandingkan dengan lengkuas dan kencur, sedangkan lengkuas menjadi ekstrak dengan kapasitas antioksidan dengan tipe peredaman HAT tertinggi sebesar 23,77 ± 5,22 µmol TE/g simplisia dan menjadi ekstrak dengan nilai IC50 terendah dibandingkan dengan kencur dan serai wangi (454,82 ± 6,82 ppm). Analisis korelasi pearson pada ekstrak etanol ketiga fraksi menunjukkan korelasi positif antara TPC (r = 0,729), TFC (r = 0,774), dan kapasitas antioksidan (HAT (r = 0,071) dan SET ( r= 0,765)) terhadap nilai IC50. Korelasi ini memiliki arti semakin banyak senyawa fenolik, flavonoid dan antioksidan semakin rendah kemampuan penghambatan untuk menghambat 50% kerja enzim lipase pankreas. Karakterisasi fraksi lengkuas dilakukan berdasarkan kandungan fenolik, flavonoid, kapasitas antioksidan, dan inhibisi enzim lipase pankreas. Fraksi akuades lengkuas memiliki TPC (1,74 ± 0,32 mg EAG/g simplisia ), TFC (0,37 ± 0,12 mg EK/g simplisia), kapasitas peredaman radikal bebas HAT (1,01 ± 0,30 µmol TE/g simplisia ) dan SET (8,65 ± 0,44 µmol TE/g simplisia ) tertinggi dibandingkan dengan fraksi lainnya. Hal ini dapat terjadi karena pengaruh pelarut yang digunakan pada saat ekstraksi. Inhibisi enzim lipase pankreas oleh fraksi lengkuas tertinggi ditemukan pada fraksi n-heksana sebesar 44,72 ± 1,15%, namun tidak berbeda nyata dengan ketiga fraksi lainnya. Analisis korelasi menunjukkan bahwa senyawa antioksidan dengan tipe peredaman HAT (r = 0.409) memiliki korelasi positif dengan % inhibisi enzim lipase pankreas.
dc.description.sponsorshipKementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi melalui skema Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) tahun 2023 nomor 15828/IT3.D10/PT.01.02/P/T/2023
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEksplorasi Bioaktivitas Kencur, Lengkuas, dan Serai Wangi: TPC, TFC, Antioksidan, dan Potensi Inhibisi Lipase Pankreasid
dc.title.alternativeBioactivity Exploration of Sand Galangal, Galangal, and Citronella: TPC, TFC, Antioxidant, and Pancreatic Lipase Inhibition Potential
dc.typeTesis
dc.subject.keywordfitokimiaid
dc.subject.keywordantioksidanid
dc.subject.keywordfraksiid
dc.subject.keywordinhibitor lipase pankreasid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record