| dc.contributor.advisor | Burhanuddin | |
| dc.contributor.author | Salsabilla, Tiara Zahsy | |
| dc.date.accessioned | 2025-07-16T03:36:09Z | |
| dc.date.available | 2025-07-16T03:36:09Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165075 | |
| dc.description.abstract | Penurunan minat generasi muda terhadap kesenian tradisional mendorong perlunya pendekatan baru dalam mengenalkan kembali budaya lokal. Salah satu bentuk kesenian tersebut adalah Wayang Sukuraga, yang memiliki filosofi mendalam tentang tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknik kreatif editing dalam pembuatan video feature sebagai media promosi dan edukasi Wayang Sukuraga agar lebih menarik, khususnya bagi generasi muda pengguna aktif media sosial. Metode yang digunakan dalam proyek ini adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), dengan fokus pada peran editor dalam membangun narasi visual yang komunikatif dan edukatif. Teknik editing yang diterapkan meliputi cut to cut, speed adjustment, color grading, pengolahan audio dan backsound, serta penambahan transisi antar adegan. Hasil proyek berupa video feature berdurasi 4 menit 38 detik yang menampilkan proses pembuatan wayang, filosofi karakter, dan interaksi edukatif dengan anak-anak sekolah dasar. Video ini dipublikasikan melalui akun YouTube resmi Diskominfo Kota Sukabumi, didukung oleh materi promosi seperti poster dan teaser. Kesimpulannya, implementasi teknik kreatif editing terbukti efektif dalam meningkatkan daya tarik visual sekaligus mempertahankan pesan budaya, sehingga dapat menjadi upaya konkret dalam pelestarian dan penyebaran budaya lokal melalui media digital. | |
| dc.description.abstract | The declining interest of the younger generation in traditional arts has prompted the need for a new approach to reintroducing local culture. One such art form is Wayang Sukuraga, which has a profound philosophy about the human body. This research aims to apply creative editing techniques in creating a feature video as a promotional and educational medium for Wayang Sukuraga, making it more appealing, especially to the younger generation of active social media users. The method used in this project is the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate), with a focus on the editor's role in building a communicative and educational visual narrative. Editing techniques applied include cut to cut, speed adjustment, color grading, audio and background sound processing, and adding transitions between scenes. The project results in a 4-minute 38-second feature video that showcases the process of making wayang, the character's philosophy, and educational interactions with elementary school children. This video was published through the official YouTube account of the Sukabumi City Communication and Information Service, supported by promotional materials such as posters and teasers. In conclusion, the implementation of creative editing techniques has proven effective in enhancing visual appeal while maintaining cultural messages, thus becoming a concrete effort in preserving and disseminating local culture through digital media. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Implementasi Teknik Kreatif Editing dalam Pembuatan Video Feature Wayang Sukuraga | id |
| dc.title.alternative | Implementation of Creative Editing Techniques in Making Wayang Sukuraga Feature Videos | |
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | Wayang Sukuraga | id |
| dc.subject.keyword | video feature | id |
| dc.subject.keyword | Creative video editing techniques | id |