| dc.contributor.advisor | Burhanuddin | |
| dc.contributor.author | Amelia, Aulia | |
| dc.date.accessioned | 2025-07-16T02:17:14Z | |
| dc.date.available | 2025-07-16T02:17:14Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/165063 | |
| dc.description.abstract | Ditetapkannya Wayang Sukuraga sebagai kesenian khas Sukabumi menjadi fakta bukan berarti Wayang Sukuraga terkenal di Sukabumi atau daerah aslinya. Mirisnya adalah walaupun Wayang Sukuraga sudah ditahap Internasional, banyak sekali masyarakat Sukabumi yang belum mengetahui mengenai Wayang Sukuraga sekaligus wayang khas Sukabumi ini. Tujuan dari proyek tugas akhir ini yaitu untuk menerapkan proses pembuatan naskah video feature yang efektif untuk memperkenalkan Wayang Sukuraga serta untuk menerapkan teknik penulisan naskah pada video feature Wayang Sukuraga. Metode pengembangan dalam penulisan naskah video feature Wayang Sukuraga menggunakan research and development (R&D) yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Proses penulisan naskah Wayang Sukuraga diantaranya yaitu perencanaan konsep, pembuatan sinopsis, pembuatan storyboard, penulisan naskah, penyesuaian naskah pada proses syuting, serta penyesuaian naskah dengan editing video. Teknik dalam penulisan naskah video feature Wayang Sukuraga teknik naratif dengan tiga tahapan diantaranya yaitu tahapan pembuka, tahapan pertengahan, serta tahapan penutup. Tahap awal yaitu pendahuluan dalam video feature ini mengarahkan penonton untuk mengenal Wayang Sukuraga. Tahap kedua atau bagian pertengahan pada video feature mulai menyajikan inti dari keseluruhan narasi. Tahap ketiga yaitu penutup ini ditujukan untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian terhadap budaya lokal. | |
| dc.description.abstract | The establishment of Wayang Sukuraga as a typical Sukabumi art is a fact that does not mean that Wayang Sukuraga is famous in Sukabumi or its original area. Sadly, even though Wayang Sukuraga has reached the international stage, many Sukabumi people still do not know about Wayang Sukuraga as well as this typical Sukabumi puppet. The purpose of this final project is to implement an effective video feature script creation process to introduce Wayang Sukuraga and to apply script writing techniques to Wayang Sukuraga feature videos. The development method in writing Wayang Sukuraga feature video scripts uses research and development (R&D) which consists of several stages, namely define, design, develop, and disseminate. The process of writing Wayang Sukuraga scripts includes concept planning, synopsis creation, storyboard creation, script writing, script adjustments during the shooting process, and script adjustments with video editing. The technique in writing Wayang Sukuraga feature video scripts is a narrative technique with three stages including the opening stage, middle stage, and closing stage. The initial stage, namely the introduction in this feature video, directs the audience to get to know Wayang Sukuraga. The second stage or the middle part of the feature video begins to present the core of the entire narrative. The third stage, namely the closing, is aimed at raising awareness and concern for local culture. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Teknik Penulisan Naskah dalam Pembuatan Video Feature Wayang Sukuraga | id |
| dc.title.alternative | Script Writing Techniques in Making Wayang Sukuraga Feature Video | |
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | Script | id |
| dc.subject.keyword | video feature | id |
| dc.subject.keyword | Wayang Sukuraga | id |