Show simple item record

dc.contributor.advisorWinata, Bayu
dc.contributor.authorRaihansyah, Ichsanul Hafizh
dc.date.accessioned2025-07-01T04:32:01Z
dc.date.available2025-07-01T04:32:01Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163399
dc.description.abstractPertambangan bauksit menimbulkan dampak lingkungan terutama berkurangnya potensi serapan CO2. Kegiatan revegetasi hutan memiliki peran penting dalam meningkatkan kembali potensi serapan CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menduga dan membandingkan potensi simpanan karbon pada area revegetasi lahan pascatambang bauksit dan area zona penyangga di PT. Cita Mineral Investindo Tbk., Site Sandai, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pendugaan potensi simpanan karbon untuk tingkat pancang, tiang, pohon, dan akar vegetasi dilakukan secara non-destruktif, sedangkan untuk tingkat tumbuhan bawah, serasah (nekromassa), dan karbon tanah dilakukan secara destruktif. Simpanan total karbon yang diperoleh di area zona penyangga sebesar 2.230,00 ton/ha dengan potensi penyerapan CO2 sebesar 204,13 ton/ha sedangkan pada area revegetasi memiliki total simpanan karbon sebesar 1.886,00 ton/ha dengan potensi penyerapan CO2 sebesar 4,12 ton/ha. Hasil ini menunjukkan bahwa zona penyangga memiliki potensi simpanan karbon lebih tinggi dibandingkan area revegetasi pascatambang.
dc.description.abstractBauxite mining causes environmental impacts, particularly the reduction of CO2 absorption potential. Forest revegetation play a important role in restoring the potential for CO2 absorption. This study aims to estimate and compare carbon storage potential in revegetated post-bauxite mining areas and buffer zones at PT. CMI Tbk., Site Sandai, Ketapang Regency, West Kalimantan. The estimation of carbon storage potential for the levels of poles, saplings, trees, and vegetation roots was carried out non-destructively, while for undergrowth, litter (necromass), and soil carbon, it was conducted destructively. The total carbon storage obtained in the buffer zone area was 2.230,00 tons/ha, with a CO2 absorption potential of 204,13 tons/ha, while in the revegetation area, the total carbon storage was 1.886,00 tons/ha, with a CO2 absorption potential of 4,12 tons/ha. These results indicate that buffer zones have a higher carbon storage compared to revegetated post-mining areas.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePotensi Simpanan Karbon pada Area Revegetasi Lahan Pascatambang Bauksit, Kalimantan Barat.id
dc.title.alternativeCarbon Storage Potential in Post-Bauxite Mining Revegetation Area, West Kalimantan.
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbiomassaid
dc.subject.keywordkarbonid
dc.subject.keywordtambangid
dc.subject.keywordtumbuhan bawahid
dc.subject.keywordtegakan revegetasiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record