| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten brand awareness yang ditayangkan melalui akun @harriscibinongcitymallbogor terhadap minat tamu untuk menginap di Harris Hotel & Convention Cibinong City Mall Bogor. Dalam upaya mempertahankan daya saing di tengah ketatnya persaingan industri perhotelan, pemanfaatan media sosial berbasis visual seperti Instagram dinilai strategis, terutama melalui fitur Reels yang mampu menampilkan konten visual menarik secara dinamis. Penelitian ini mengacu pada teori brand awareness oleh Keller (2008), yang mencakup empat indikator utama, yaitu brand recognition, brand recall, top of mind, dan brand dominance. Keempat indikator ini digunakan untuk mengukur sejauh mana audiens mengenali, mengingat, dan memprioritaskan merek Harris Hotel dalam benaknya.
Untuk memperdalam pemahaman mengenai perilaku konsumen terhadap konten digital, penelitian ini juga menggabungkan dua model perilaku konsumen digital, yaitu model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) dan teori SKIPMANT (Search, Know, Interest, Purchase, Maintain, Action, Need, Trust). Kedua model tersebut digunakan untuk menggambarkan proses psikologis dan tindakan audiens secara berurutan, mulai dari munculnya perhatian terhadap konten hingga pembentukan kepercayaan dan keinginan untuk membagikan pengalaman secara sukarela.
Metode penelitian yang digunakan merupakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner tertutup kepada 98 responden yang merupakan pengikut aktif akun Instagram Harris Hotel. Skala pengukuran yang digunakan adalah skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa konten brand awareness memiliki pengaruh signifikan terhadap minat tamu menginap. Dimensi brand recognition dan brand recall menjadi faktor yang paling dominan dalam membentuk minat, menunjukkan bahwa elemen visual seperti logo, warna khas, serta gaya konten berperan penting dalam menarik perhatian dan menciptakan memori merek.
Temuan ini juga memperlihatkan bahwa strategi konten yang menarik dan informatif mampu meningkatkan tahapan attention dan interest dalam model AISAS, serta membentuk trust dalam teori SKIPMANT. Artinya, konsumen tidak hanya mengenal dan tertarik pada Harris Hotel, tetapi juga terdorong untuk mencari informasi lebih lanjut, berniat melakukan pemesanan, hingga merekomendasikan hotel kepada orang lain. Oleh karena itu, strategi konten digital yang terencana dan konsisten dapat menjadi kunci dalam memperkuat posisi merek dan mendukung peningkatan okupansi di industri perhotelan. | |