| dc.description.abstract | E-learning merupakan salah satu teknik pembelajaran mandiri yang menggunakan media elektronik.
Penelitian ini membangun aplikasi e-learning untuk materi dasar-dasar bioinformatika, transkripsi sekuen DNA dan translasi mRNA-nya dan memberikan pembelajaran tentang langkah-langkah melakukan Pensejajaran dua sekuen DNA menggunakan dua algoritma yaitu algoritma Needleman-Wunsch (pensejajaran global) dan algoritma Smith-Waterman (pensejajaran lokal). Aplikasi ini dibangun dengan mengikuti siklus hidup pengembangan sistem / System Development Life Cycle (SDLC) yang dikembangkan oleh McLeod (1995). Tahapan pengembangan sistem ini terdiri dari 5 fase yaitu analisis. desain, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Dari studi pembuatan aplikasi e-learning bioinformatika berbasis web dapat disimpulkan bahwa aplikasi e-learning memudahkan pembelajaran tentang bioinformatika; mampu memberikan informasi tentang transkripsi sekuen DNA dan translasi mRNA-nya; memberi pembelajaran tentang langkah-langkah melakukan Pensejajaran dua sekuen DNA menggunakan dua algoritma yaitu algoritma Needleman-Wunsch (pensejajaran global) dan algoritma Smith-Waterman (pensejajaran lokal); mampu memberi pemahaman materi yang cukup melalui fasilitas soal. | |