Show simple item record

dc.contributor.advisorRachmina, Dwi
dc.contributor.advisorFalatehan, A. Faroby
dc.contributor.authorImanto, Teguh
dc.date.accessioned2025-06-02T08:40:54Z
dc.date.available2025-06-02T08:40:54Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161847
dc.description.abstractDana Desa memiliki tujuan utama meningkatkan kemandirian desa melalui program dan kegiatan pembangunan desa serta pemberdayaan masyarakat desa untuk menyelesaikan masalah kemiskinan. Selama tahun anggaran 2015–2023, total Dana Desa di Indonesia mencapai 538,94 triliun rupiah dengan rata-rata 59,88 triliun rupiah per tahun. Namun, peningkatan penyaluran dana desa tersebut belum diikuti dengan penurunan tingkat kemiskinan, khususnya di Kabupaten Bogor. Komponen belanja yang relevan dalam upaya penurunan kemiskinan yaitu belanja bidang pemberdayaan masyarakat desa, mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Jenis belanja Dana Desa tersebut merupakan jenis pengeluaran Dana Desa yang akan mendukung peningkatan modal manusia dan modal infrastruktur dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi desa secara langsung. Penelitian ini memiliki dua tujuan: (1) menganalisis pemanfaatan Dana Desa dalam upaya penurunan kemiskinan di Kabupaten Bogor; (2) merumuskan strategi untuk meningkatkan pemanfaatan Dana Desa di Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis regresi sederhana, analisis deskriptif dan analisis SWOT serta Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Sampel penelitian ini terdiri dari 20 orang responden, sedangkan data sekunder bersumber dari Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) BPKP berupa sensus dari data rencana dan realisasi Dana Desa per bidang di 416 desa dari tahun 2019 hingga 2023 di wilayah Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dana Desa bidang pemberdayaan masyarakat tidak berpengaruh terhadap kemiskinan. Hal tersebut didukung dengan Dana Desa di Kabupaten Bogor untuk penurunan kemiskinan melalui kegiatan bidang pemberdayaan masyarakat masih sangat kecil yaitu sebesar 12,09%. Selain itu, BUM Desa belum mampu menghasilkan pengembalian dalam bentuk PAD yang memadai yaitu hanya sekitar 10,50%. Terlebih lagi, sebagian besar desa (sekitar 71%) yang mengalokasikan Dana Desa untuk penyertaan Modal BUM Desa, tidak mampu menghasilkan PAD. Strategi peningkatan pemanfaatan Dana Desa untuk penurunan kemiskinan yaitu melakukan pengawasan bersinergi terhadap BUM Desa dengan melakukan joint audit dan optimalisasi sumber daya manusia dan teknologi untuk mendukung pembinaan desa dan penggunaan sistem informasi pendukung pengelolaan dana desa.
dc.description.sponsorshipPusbindiklatren BAPPENAS
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStrategi Peningkatan Pemanfaatan Dana Desa dalam Upaya Penurunan Kemiskinan di Kabupaten Bogor.id
dc.title.alternativeVillage Fund Usage Improvement Strategy in The Effort to Reduce Poverty in Bogor District
dc.typeTesis
dc.subject.keyworddana desaid
dc.subject.keywordkemiskinanid
dc.subject.keywordpemberdayaan masyarakatid
dc.subject.keywordSWOTid
dc.subject.keywordBUM Desaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record