| dc.description.abstract | Kecamatan Leuwiliang memiliki potensi bambu yang melimpah dan
beragam jenis, yang berpeluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber
peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui industri bambu seperti dinding dan
ranjang bambu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, pemanfaatan,
dan efisiensi pemasaran bambu di lima desa Kecamatan Leuwiliang. Jenis bambu
yang mendominasi ialah bambu tali. Berdasarkan umur, bambu tua lebih
mendominasi. Diameter batang bambu yang dipanen dibedakan menurut ukuran:
kecil (4–5 cm), sedang (5,1–6,9 cm), dan besar (7–8,2 cm). Penebangan pada empat
rumpun menghasilkan 96 batang/ha. Produktivitas penebangan bambu salah
satunya Desa Cibeber II, meliputi penebangan sebesar 64 batang/jam, penyaradan
38,4 batang/jam, dan pengangkutan 64 batang/jam. Analisis pemasaran
menunjukkan margin dan keuntungan terbesar terdapat pada pelaku usaha produk
kerajinan, masing-masing sebesar Rp26.500 dan Rp8.377 per batang. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan dan pemasaran bambu yang tepat
dapat menjadi peluang ekonomi potensial bagi masyarakat di Kecamatan
Leuwiliang.
Kata kunci: Bambu, Margin Pemasaran, Pemanfaatan, Potensi. | |