| dc.description.abstract | Beberapa metode pemisahan hasil fisi 137Cs dari uranium (238U, 235U, 236U, dan 234U) dalam bahan bakar U3Si2/Al telah banyak dikembangkan. Analisis isotop 137Cs memiliki peran penting dalam evaluasi unjuk kerja bahan bakar nuklir (burn up) dan perilaku bahan bakar selama proses fisi. Sebagai isotop dengan waktu paruh panjang (30,17 tahun) dan fission yield tinggi (6,026%), isotop ini digunakan dalam perhitungan burn up. Selain itu pemisahan selektif 137Cs dapat bermanfaat untuk digunakan sebagai sumber standar yang memiliki nilai ekonomis. Namun, beberapa metode pemisahan 137Cs seperti menggunakan adsorben zeolit tidak memiliki selektivitas yang baik. Pemisahan selektif 137Cs dengan reagen kloroplatinat telah berhasil dilakukan sebelumnya, namun proses pemisahan dilakukan dengan sampel asli yang memiliki tingkat paparan radiasi yang sangat tinggi. Sebagai langkah awal pengembangan metode pemisahan sesium (Cs) yang baru dan aman, dilakukan optimasi dari pemisahan menggunakan metode pengendapan kloroplatinat dengan sampel yang diencerkan dan penambahan Cs stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode pemisahan isotop ¹³7Cs dari pelat PEB U3Si2/Al menggunakan reagen kloroplatinat (H2PtCl6) yang lebih aman. Proses dimulai dengan melarutkan PEB U3Si2/Al pra-iradiasi, menambahkan unsur-unsur seperti Sm, Sr, Cs, dan Nd untuk mensimulasikan kondisi asli bahan bakar, diikuti oleh penambahan larutan HCl dan NaOH untuk memisahkan pengotor. Selanjutnya, H2PtCl6 digunakan untuk mengendapkan sesium dalam bentuk Cs2PtCl6. Kondisi optimum proses pengendapan diperoleh pada suhu -3 °C dan waktu 10 menit, menghasilkan endapan Cs2PtCl6 sebesar 0,3361 g. Analisis menggunakan XRD menunjukkan kemurnian endapan sebesar 100% dengan pola difraktogram yang sesuai referensi, sedangkan SEM EDS mapping mengonfirmasi distribusi merata dari unsur-unsur dalam endapan. Selanjutnya, hasil penelitian menggunakan sampel PEB U3Si2/Al pasca-iradiasi yang dilarutkan dengan pengenceran dan penambahan Cs isotop stabil menunjukkan bahwa metode pengendapan kloroplatinat berhasil mendapatkan recovery pemisahan isotop 137Cs 96,39%. Spektrometri gamma menunjukkan bahwa spektrum endapan Cs2PtCl6 pada energy 662 keV memiliki luas puncak tertinggi (67,6298 cps) dibandingkan dengan endapan Fe(OH)3 (0,9165 cps) dan supernatan (0,2450 cps). Pemetaan unsur menggunakan SEM EDS mapping menunjukkan distribusi merata dari platinum (Pt), sesium (Cs), dan klorin (Cl), sementara analisis EDS mengidentifikasi komposisi utama endapan terdiri atas Pt, Cl, dan Cs. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi penting dalam evaluasi bahan bakar U3Si2/Al densitas 4,8 gU/cm³ pasca-iradiasi dan menjadi dasar penelitian lebih lanjut tentang pemisahan isotop Cs dari uranium dan hasil fisi lainnya. | |