| dc.contributor.advisor | Tinaprilla, Netti | |
| dc.contributor.advisor | Kusnadi, Nunung | |
| dc.contributor.author | Nasution, Siti Sarah Almuizzah | |
| dc.date.accessioned | 2024-12-30T13:00:29Z | |
| dc.date.available | 2024-12-30T13:00:29Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160394 | |
| dc.description.abstract | Produksi dan jumlah petani karet rakyat di Kabupaten Muaro Jambi mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini diduga disebabkan oleh perubahan pada pola alokasi tenaga kerja petani karet. Petani telah melakukan diversifikasi pada sumber pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti memiliki usahatani lain terutama perkebunan kelapa sawit dan pekerjaan di luar pertanian. Dengan adanya kegiatan lain, maka curahan kerja untuk usahatani karet akan berkurang. Hal ini dikarenakan, tenaga kerja adalah sumberdaya utama yang dimiliki petani dan jumlahnya terbatas, maka petani akan melakukan tindakan yang rasional dalam memilih kegiatan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya. Maka keputusan alokasi sumberdaya dalam pengelolaan pertanian akan sangat ditentukan oleh petani itu sendiri. Oleh karena itu, penting mempelajari usahatani karet dari perspektif ekonomi rumahtangga melalui alokasi tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis alokasi tenaga kerja pada rumahtangga petani karet; dan (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi alokasi tenaga kerja pada usahatani karet.
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Muaro Jambi dengan unit analisis rumatangga petani karet. Lokasi penelitian ini ditentukan secara sengaja (purposive). Jenis data yang digunakan adalah data cross-section pada 1 tahun terakhir yaitu Februari 2023-Januari 2024. Pengambilan sampel dilakukan dengan multistage random sampling, mulai dari memilih kecamatan yang ada di Kabupaten Muaro Jambi, yaitu Kecamatan Sekernan, Mestong, Jambi Luar Kota, dan Sungai Gelam. Berdasarkan 4 kecamatan terpilih, masing-masing kecamatan mengambil 1-4 desa terpilih. Kemudian dalam pengambilan sampel petani menggunakan simple random sampling sebanyak 100 rumahtangga petani karet. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif dan kuantitatif. Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan Gambaran dan penjelasan mengenai karakteristik petani responden dan alokasi tenaga kerjanya. Analisis kuantitatif dilakukan dalam dua tahap: (1) mengukur upah bayangan yang diestimasi dengan menurunkan fungsi produksi Cobb-Douglas untuk memperoleh nilai produktivitas marginal dari tenaga kerja (VMPL); dan (2) mengestimasi faktor-faktor yang mempengaruhi alokasi tenaga kerja dengan menggunakan metode instrumental variable (IV).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi tenaga kerja pada usahatani karet dipengaruhi secara nyata oleh faktor upah bayangan, alokasi tenaga kerja pada perkebunan kelapa sawit, dan penerimaan non-karet. Alokasi tenaga kerja pada perkebunan kelapa sawit berpengaruh positif yang mengindikasikan bahwa belum adanya persaingan antara perkebunan karet dan kelapa sawit, serta keberadaan perkebunan kelapa sawit tidak menyebabkan penurunan pada alokasi tenaga kerja di usahatani karet. Penerimaan non-karet berpengaruh negatif yang berarti alokasi tenaga kerja pada usahatani karet akan bergantung pada pekerjaan di luar usahatani karet, dan upah bayangan dapat menjadi faktor penentu alokasi tenaga kerja. | |
| dc.description.abstract | Production and the number of smallholder rubber farmers in Muaro jambi Regency have decreased in recent years. The decrease is believed to be caused by changes in the labor allocation in rubber plantations. Farmers have diversified their income resources to meet their livelihood needs, such as oil palm plantations and off-farm work. As a result, the labor allocated to rubber plantations has decreased. Labor is the most important resource available to farmers, and since its availability is limited, farmers rationally choose activities that provide the greatest benefits. Consequently, resource allocation decisions in farm management will largely depend on the farmers themselves. Therefore, the purpose of this study is: (1) to analyze labor allocation in rubber farmer households; and (2) to identify the factors influencing labor allocation in rubber plantations.
This study was conducted in Muaro Jambi Regency, using rubber plantation households as the unit of analysis. The research location was purposively selected. The type of data used is cross-sectional data from the last year, covering the period from February 2023 to January 2024. Sampling was done using a multistage random sampling method, starting with the selection of four sub-districts in Muaro Jambi Regency: Sekernan, Mestong, Jambi Luar Kota, and Sungai Gelam. From these four selected sub-districts, one to four villages from each sub-district were selected. Subsequently, simple random sampling was employed to select 100 rubber farmer households. Data analysis consisted of descriptive and quantitative methods. Descriptive analysis was used to provide an overview and explanation of the characteristics of the respondent farmers and their labor allocation. The quantitative analysis was conducted in two stages: (1) estimating the shadow wage by deriving the Cobb-Douglas production function to obtain the value of marginal productivity of labor (VMPL); and (2) estimating the factors influencing labor allocation using the instrumental variable (IV) method.
The results indicate that labor allocation in rubber is significantly influenced by shadow wages, labor allocation in oil palm plantations, and non-rubber income. Labor allocation in oil palm plantations has a positive effect, suggesting that there is no competition between rubber and oil palm plantations, and the presence of oil palm plantations does not reduce labor allocation in rubber. Non-rubber income has a negative effect, implying that labor allocation in rubber depends on off-farm work opportunities. In addition, shadow wages can be a determining factor in labor allocation. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Faktor-faktor yang Mempengaruhi Alokasi Tenaga Kerja Petani Karet di Kabupaten Muaro Jambi | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Tesis | |
| dc.subject.keyword | alokasi tenaga kerja | id |
| dc.subject.keyword | upah bayangan | id |
| dc.subject.keyword | instrumental variable | id |