Show simple item record

dc.contributor.advisorPurnamadewi, Yeti Lis
dc.contributor.advisorBeik, Irfan Syauqi
dc.contributor.authorLauda, Farhan
dc.date.accessioned2024-12-30T12:46:29Z
dc.date.available2024-12-30T12:46:29Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160391
dc.description.abstractMerger bank syariah BUMN dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia dengan jalan penguatan permodalan dan meningkatkan penetrasi perbankan syariah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk: (1) Menganalisis dampak merger terhadap kecukupan modal tiga bank syariah BUMN dan market share perbankan syariah nasional (2) Menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kecukupan modal tiga bank syariah BUMN dan market share perbankan syariah nasional. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data time series bulanan dari 2018 hingga 2023, meliputi CAR sebagai variabel yang menjelaskan kecukupan modal, market share perbankan syariah nasional, keputusan pemegang saham pengendali (PSP), kemudian rasio-rasio keuangan seperti NPF, ROE, BOPO, dan FDR. Analisis data dengan uji beda paired sample t-test dan Wilcoxon signed test dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan terhadap rata-rata kecukupan modal (CAR) dan market share perbankan syariah nasional antara sebelum dan setelah merger. Metode Vector Error Correction Model (VECM) digunakan sebagai analisis lanjutan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi kecukupan modal (CAR) tiga bank syariah BUMN dan market share perbankan syariah nasional. Hasil uji beda menunjukkan perbedaan signifikan pada kecukupan modal (CAR) masing-masing bank dan pangsa pasar sebelum dan sesudah merger, namun tidak ada perbedaan signifikan pada rata-rata kecukupan modal (CAR) gabungan. Kemudian hasil uji beda juga menunjukan adanya perbedaan signifikan antara market share perbankan syariah nasional antara sebelum dan setelah merger. Analisis VECM menunjukkan bahwa NPF, ROE, BOPO, dan FDR mempengaruhi kecukupan modal (CAR) dan market share perbankan syariah nasional dalam jangka panjang. FDR juga berpengaruh signifikan terhadap kecukupan modal (CAR) dalam jangka pendek. Kemudian merger berpengaruh signifikan terhadap kecukupan modal (CAR) namun tidak terhadap market share perbankan syariah nasional, sedangkan keputusan pemegang saham pengendali (PSP) berpengaruh signifikan terhadap market share perbankan syariah nasional. Temuan ini memberikan wawasan penting terkait dengan perbankan syariah nasional. Para pengambil kebijakan khususnya pemerintah disarankan untuk melakukan intervensi kebijakan berupa penyuntikkan modal kepada PT Bank Syariah Indonesia sebagai bank umum syariah hasil merger. Kebijakan penyuntikkan modal perlu dilaksanakan karena terbukti mampu meningkatkan market share Perbankan Syariah Nasional secara signifikan. Akademisi disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh PT Bank Syariah Indonesia sebagai bank syariah hasil merger karena FDR memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap market share perbankan syariah nasional yang mengindikasikan bahwa penyaluran pembiayaan belum efektif.
dc.description.sponsorship-
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleDampak Merger Bank Syariah BUMN terhadap Kecukupan Modal dan Market Share Perbankan Syariah Nasionalid
dc.title.alternativeState-Owned Islamic Banks Merger Impact on Capital Adequacy and Market Share of National Islamic Banking
dc.typeTesis
dc.subject.keywordmergerid
dc.subject.keywordbank syariah BUMNid
dc.subject.keywordkecukupan modalid
dc.subject.keywordmarket shareid
dc.subject.keywordperbankan syariah nasionalid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record