Show simple item record

dc.contributor.advisorSyartinilia
dc.contributor.authorFarid, Tasep Miftah
dc.date.accessioned2024-11-19T04:10:49Z
dc.date.available2024-11-19T04:10:49Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159494
dc.description.abstractPariwisata merupakan salah satu sektor yang memiliki dampak besar dalam peningkatan pemasukan negara serta peningkatan lapangan kerja melalui pemanfaatan kekayaan alam dan budaya di kota-kota Indonesia sebagai destinasi wisata. Kabupaten Garut memiliki berbagai jenis objek wisata meliputi wisata kampung adat, pantai, pegunungan, pantai hingga wisata kuliner. Pada lereng Gunung Papandayan terdapat satu objek wisata yang bernama Papandayan Leisure Park. Potensi keindahan lanskap dikombinasikan dengan penataan fasilitas untuk mengoptimalkan kegiatan wisata. Penurunan jumlah pengunjung di objek wisata ini terjadi pada periode waktu 2018 sampai 2023, sehingga kegiatan evaluasi diperlukan untuk merumuskan solusi atas masalah-masalah pengelolaan lanskap yang ada dengan menggunakan pendekatan kualitas visual, pola aktivitas, serta persepsi dan preferensi pengunjung. Tujuan penelitian ini antara lain: menganalisis kualitas visual lanskap dan pola aktivitas pengunjung, menganalisis persepsi dan preferensi pengunjung terkait kegiatan wisata, serta memberikan rekomendasi pengelolaan lanskap wisata Papandayan Leisure Park. Proses pengelolaan data akan menggunakan metode Scenic Beauty Estimation (SBE), Behavior Mapping serta statistika deskriptif. Poin-poin inventarisasi dan analisis data dimasukkan kedalam poin faktor-faktor kekuatan (S), kelemahan (W), peluang (O) dan ancaman (T) dalam penyusunan produk akhir berupa rekomendasi rencana pengelolaan lanskap. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar lanskap Papandayan Leisure Park memiliki kualitas visual sedang (44%) dengan pemanfaatan aktivitas paling banyak di area utara. Pengunjung menilai bahwa elemen-elemen lanskap memiliki kondisi fisik yang kurang baik. Kecenderungan penilaian yang sama juga terlihat pada aspek kebersihan, informasi, dan promosi. Selanjutnya, mayoritas pengunjung menginginkan adanya peningkatan frekuensi dan pengawasan pemeliharaan lanskap, peningkatan aktivitas promosi lanskap, serta pengoptimalan ruang aktivitas. Pada penelitian ini diperoleh sebanyak empat jenis rekomendasi yaitu S – O, S – T, W – O dan W – T dengan total empat belas poin rencana pengelolaan lanskap wisata Papandayan Leisure Park.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi Pengelolaan Lanskap Wisata Papandayan Leisure Park, Kabupaten Garutid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordEvaluasiid
dc.subject.keywordkualitas visualid
dc.subject.keywordpengelolaan lanskapid
dc.subject.keywordPapandayan Leisure Parkid
dc.subject.keywordPola aktivitasid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record