Determinan Faktor Non Performing Financing Pada Bank Umum Syariah (Studi Kasus Pada Bank Bri Syariah)
View/ Open
Date
2019Author
Santoso, Moch. Hadi
Siregar, Hermanto
Hakim, Dedi Budiman
Siregar, Mulya E.
Metadata
Show full item recordAbstract
Perbankan syariah yang merupakan bagian dari perbankan nasional juga
tidak luput dari dampak penurunan kondisi perekonomian baik regional maupun
nasional. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan aset, pembiayaan, DPK dan
laba perbankan syariah secara nasional, terlihat pula bahwa perbankan syariah
mengalami peningkatan Non Performing Financing (NPF). Peningkatan NPF
cukup tinggi pada periode tahun 2013 dari 2,62% menjadi 4,95% pada tahun
2014. Pada posisi Juni 2017, NPF perbankan syariah masih cukup tinggi yaitu
4,47%. Bank BRISyariah sebagai salah satu bagian dari perbankan syariah juga
mengalami permasalahan yaitu adanya penurunan kualitas pembiayaan. Nilai
rasio pembiayaan bermasalah Bank BRISyariah berada di atas rata-rata rasio
pembiayaan bermasalah perbankan syariah nasional. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis determinan faktor yang berpengaruh terhadap NPF Bank
BRISyariah berdasarkan segmen bisnis, akad pembiayaan dan sektor ekonomi.
Data sekunder yang digunakan untuk penelitian adalah data dengan rentang
waktu Januari 2010 sampai dengan Desember 2017. Adapun untuk data primernya
adalah hasil pengisian kuesioner perumusan strategi pengelolaan NPF dari
beberapa ahli yang mewakili stakeholder perbankan syariah. Pengolahan data
dilakukan untuk menganalisa faktor internal dan eksternal yang berpengaruh
terhadap NPF dengan perhitungan analisa Regresi Linier Berganda. Selanjutnya
dilakukan penetapan strategi untuk pengambilan keputusan dalam penanganan
NPF digunakan pemodelan dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process
(AHP).
Hasil penelitian menunjukkan terdapat faktor internal yang berpengaruh
terhadap NPF berdasarkan segmen bisnis adalah yaitu Net Operating Margin
(NOM), Financing to Deposit Ratio (FDR), Penanganan NPF, Pertumbuhan
Pembiayaan. Untuk faktor eksternalnya yaitu Benchmark Interest Rate dan Inflasi.
Adapun faktor internal yang berpengaruh terhadap NPF berdasarkan akad
pembiayan yaitu Tingkat Kesehatan Bank-GCG, Tingkat Kesehatan Bank-Profil
Risiko, Tingkat Kesehatan Bank-Rentabilitas, Penanganan NPF dan Pertumbuhan
Pembiayaan. Untuk faktor eksternalnya yaitu Benchmark Interest Rate, Inflasi dan
Nilai Tukar. Untuk faktor internal yang berpengaruh terhadap NPF berdasarkan
sektor ekonomi adalah Net Operating Margin, Pertumbuhan Pembiayaan,
Penanganan NPF, Tingkat Kesehatan Bank-GCG, Tingkat Kesehatan BankRentabilitas, Tingkat Kesehatan Bank-Profil Risiko. Untuk faktor eksternalnya
yaitu Benchmark Interest Rate, Inflasi dan Nilai Tukar. Program kerja yang
terpenting untuk penanganan NPF adalah Penagihan Intensif, Restrukturisasi dan
Penjualan Agunan
Collections
- DF - Business [399]

