Show simple item record

dc.contributor.advisorDaryanto, Arief
dc.contributor.advisorFirdaus, Muhammad
dc.contributor.advisorDjohar, Setiadi
dc.contributor.authorNariyono, Bambang
dc.date.accessioned2024-11-07T06:23:17Z
dc.date.available2024-11-07T06:23:17Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159357
dc.description.abstractPermintaan Tuna dunia yang sangat tinggi, menjadikan komoditi perikanan Tuna merupakan salah satu andalan ekspor non migas Indonesia. Menurut publikasi resmi FAO tahun 2014, bahwa dari produksi tuna dunia yang mencapai 6,8 juta metrik ton Tuna dan sejenis Tuna, Indonesia memasok lebih dari 16% nya. Namun demikian, persaingan dalam bisnis Tuna secara global cukup tinggi. Untuk dapat bersaing dalam bisnis tuna global, penataan rantai nilai bisnis tuna perlu dilakukan. Dari penataan rantai nilai yang mengintegrasikan semua stakeholder, akan dapat dilakukan penjaminan kualitas dan kuantitas terhadap komoditas tuna sebagaimana yang dipersyaratkan oleh pasar intetrnasional. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menganalisa pengaruh rantai nilai perikanan tuna dan produktivitas terhadap daya saing industri tuna di Kabupaten Cilacap. Metode analisis yang digunakan adalan Second Order Structural Equation Modeling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebesar 253, yang terdiri dari stakeholder bisnis perikanan tuna. Penelitian ini menghasilkan temuan-temuan penting yaitu: a) Rantai nilai perikanan tuna berpengaruh terhadap daya saing industri tuna dengan loading factor 0.189 dengan p= 0.000; b) Rantai nilai berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tuna dengan loading factor 0.520 dan p= 0.000; c) Rantai nilai brpengaruh terhadap daya saing industri tuna melalui intervening variable produktivitas dengan total loading factor 0.4105 Dan p= 0.000. Pengujian terhadap model penelitian secara simultan terbukti bahwa model telah fit dengan telah dipenuhinya semua ukuran fitting model yang diidikasikan dengan nilai Chi-Square kecil yaitu 752.155, RMSEA = 0.076, GFI = 0.903, CFI= 0.875, dan CMIN/DF = 1.974. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa rantai nilai mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap daya saing industri tuna melalui produktivitas perikanan tuna. Didasarkan pada hasil temuan tersebut maka strategi yang tepat untuk peningkatan daya saing industri tuna di kabupaten Cilacap, dapat dilakukan dengan penguatan rantai nilai perikanan tuna guna meningkatkan produktivitas perikanan tuna.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Agribisnisid
dc.titleAnalisis Rantai Nilai Dan Klaster Dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Industri Tunaid
dc.subject.keywordManajemen Agribisnisid
dc.subject.keywordDaya Saingid
dc.subject.keywordIndustri Tunaid
dc.subject.keywordProduktivitas Ikan Tunaid
dc.subject.keywordRantai Nilaiid
dc.subject.keywordValue Chainid
dc.subject.keywordSemid
dc.subject.keyworddaya saing industri tunid
dc.subject.keywordproduktivitas tunaid
dc.subject.keywordrantai nilaiid
dc.subject.keywordcompetitivenessid
dc.subject.keywordproductivityid
dc.subject.keywordvalue chainid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record