| dc.description.abstract | Diberlakukannya deregulasi bidang penerbangan tahun 2001 dan
dikeluarkannya UU Penerbangan 2009 menyebabkan perubahan struktur industri
penerbangan di Indonesia. Perubahan tersebut menyebabkan munculnya
perusahaan-perusahaan penerbangan berjadwal yang baru yang menyebabkan
persaingan dalam bisnis penerbangan semakin ketat. Dengan bermunculannya
perusahaan penerbangan baru tersebut, dari tahun ke tahun jumlah penumpang
terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata 15 % pertahunnya dalam waktu
sepuluh tahun terakhir. Tumbuhnya perusahaan penerbangan baru dan kenaikan
jumlah penumpang tersebut juga diikuti bangkrutnya beberapa perusahaan
penerbangan berjadwal. Perusahaan yang bisa mengantisipasi perubahan
lingkungan akan mampu mempertahankan atau meningkatkan kinerja perusahaan,
sedang perushaan yang tidak mapu mengatasi persaingan akan mempengaruhi
menurunnya kinerja perusahaan.
Tujuan penelitian ini adalah meneguji, menganalisa, merumuskan dan
merekomendasikan pengaruh lingkungan eksternal terhadap strategi bisnis dan
kapabilitas orgnasisasi dan dampaknya terhadap kinerja perusahaan penerbangan.
Empat variabel yang dipakai dalam penelitian ini, yaitu : Lingkungan Eksternal,
Strategi Bisnis, Kapabilitas Organisasi dan Kinerja Perusahaan. Hipotesa
penelitian adalah ada pengaruh Lingkungan Eksternal terhadap Strategi Bisnis,
ada Pengaruh Lingkungan Eksternal terhadap Kapabilitas Organisasi, ada
Pengaruh Lingkungan Eksternal terhadap Kinerja Perusahaan dan ada Pengaruh
Lingkungan Eksternal terhadap Kinerja Perusahaan melalui Strategi Bisnis dan
Kapabilitas Organisasi. Metode Penelitian: Metode gabungan (Mixed Methode)
dengan menggambungkan kuantitatif dan kualitatif. Pengambilan Sampel: Non-
Probability dan Purposive Sampling. Responden penelitian adalah para
eksekutif/praktisi perusahaan penerbangan berjadwal baik yang masih aktif
maupun yang sudah stop operasi dan melibatkan 34 responden penelitian. Alat
analisis yang dipakai adalah PLS dan dilakukan uji validitas dan reliabilitas
terhadap variabel yang diteliti serta analisis factor untuk mengatahui sejauhmana
pengaruh setiap faktor.
Hasil uji validitas dan realiabilitas instrument terbukti valid dan reliabel,
sedangkan hasil uji hipotesa adalah:. a.Diperoleh nilai koefisien lingkungan
eksternal terhadap Strategi bisnis perusahaan sebesar 0,339 dengan nilai t hitung
10,750dimana nilai t hitung lebih besar dari t tabel 1,96 artinya lingkungan
eksternal berpengaruh langsung dan positif terhadap Strategi bisnis perusahaan. b.
Diperoleh nilai koefisien lingkungan eksternal terhadap Strategi bisnis perusahaan
sebesar 0,447dengan nilai t hitung 17,773dimana nilai t hitung lebih besar dari t
tabel 1,96 artinya lingkungan eksternal berpengaruh langsung dan positif terhadap
Kapabilitas Organisasi. c. Diperoleh nilai koefisien lingkungan eksternal terhadap
kinerja perusahaan sebesar 0,432dengan nilai t hitung 16,465dimana nilai t hitung
lebih besar dari t tabel 1,96 artinya lingkungan eksternal berpengaruh langsung dan positif terhadap kinerja perusahaan. d. Diperoleh nilai koefisien strategi
bisnis terhadap kinerja perusahaan sebesar 0,298 dengan nilai t hitung 10,723
dimana nilai t hitung lebih besar dari t tabel 1,96 artinya strategi bisnis
berpengaruh langsung dan positif terhadap kinerja perusahaan. e. Diperoleh nilai
koefisien kapabilitas organisasi terhadap kinerja perusahaan sebesar 0,580 dengan
nilai t hitung 23,167 dimana nilai t hitung lebih besar dari t tabel 1,96 artinya
kapabilitas organisasi berpengaruh langsung dan positif terhadap kinerja
perusahaan. | |