Show simple item record

dc.contributor.advisorTinaprilla, Netti
dc.contributor.advisorUtami, Anisa Dwi
dc.contributor.authorPutri, Septiyana Nur Fitriyani
dc.date.accessioned2024-08-12T08:54:30Z
dc.date.available2024-08-12T08:54:30Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/157204
dc.description.abstractTantangan berupa sulitnya memiliki daya tawar, memperoleh informasi pasar, dan kesulitan untuk memperoleh pengetahuan mengenai budidaya maupun inovasi teknologi yang dihadapi oleh pembudidaya ikan lele skala mikro menjadi topik utama pada sektor budidaya ikan air tawar. Namun di lain sisi, tingginya produksi dan permintaan ikan lele menjadi pendorong bagi pembudidaya untuk tetap melakukan budidaya ikan lele, serta melihat adanya bantuan dari Pemerintah yang diberikan kepada kelembagaan menjadikan beberapa pembudidaya tertarik untuk membentuk kelompok budidaya ikan (pokdakan). Pemerintah sendiri mengharapkan dengan dibentuknya pokdakan sesuai dengan misi pembentukan tersebut dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota pokdakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pendapatan budidaya ikan berdasarkan partisipasi dalam pokdakan serta dampak partisipasi dalam pokdakan terhadap pendapatan budidaya ikan lele di Kabupaten Pringsewu. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah mengetahui peran dan dampak partisipasi dalam pokdakan terhadap pendapatan budidaya ikan lele anggota. Oleh karena itu, diharapkan menjadi saran dan masukan bagi pokdakan untuk meningkatkan keoptimalan pelaksanaan tugas pokdakan, terutama pada tugas yang berkaitan dengan pendapatan budidaya ikan lele. Kabupaten yang dipilih adalah Kabupaten Pringsewu karena memiliki jumlah produksi ikan lele tertinggi di Provinsi Lampung. Data primer dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 100 responden. Pengambilan data dilakukan dari bulan Oktober hingga Desember 2023. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria penentuan berupa anggota dan non anggota pokdakan. Anggota pokdakan sebanyak 51 orang dan non anggota sebanyak 49 orang. Penelitian ini menggunakan skala likert 1-5 dalam analisis deskriptif kualitatif serta model endogenous switching regression (ESR) dalam analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis kualitatif dengan skala likert menunjukkan bahwa peran pokdakan sebagai tempat belajar mengajar, tempat kerjasama, dan kesatuan unit produksi berada pada rentang nilai sedang, sehingga secara rata-rata dengan nilai sebesar 58,36 persen, pokdakan hanya cukup berperan terhadap pendapatan budidaya ikan lele. Pada estimasi model ESR diperoleh nilai kovarian rho (?) anggota pokdakan signifikan negatif terhadap pendapatan yang menjelaskan bahwa pendapatan budidaya anggota pokdakan lebih besar dibandingkan pendapatan individu sampel acak. Hal ini dipengaruhi oleh biaya pakan ikan, biaya vitamin, biaya tenaga kerja, dan biaya lainnya yang memiliki hubungan berbanding terbalik dengan pendapatan. Hasil pengukuran dampak partisipasi dan peran pokdakan terhadap pendapatan menunjukkan bahwa partisipasi dalam pokdakan berdampak signifikan positif terhadap pendapatan budidaya ikan lele anggota pokdakan. Namun, beberapa indikator peran pokdakan masih harus ditingkatkan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeran Kelompok Budidaya Ikan dan Dampaknya terhadap Pendapatan Budidaya Ikan lele di Kabupaten Pringsewu Lampungid
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordpendapatanid
dc.subject.keywordESRid
dc.subject.keywordpokdakanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record