| dc.description.abstract | Perbankan syariah mengalami trend kenaikan dan perkembangan dalam
beberapa kurun waktu belakangan. Market share perbankan syariah di Indonesia
berdasarkan data terbaru OJK membukukan pertumbuhan sebesar 6,8 persen yoy
terhadap perbankan nasional, hal tersebut menjelaskan bahwa terdapat peningkatan
dibanding tahun sebelumnya sebesar 7,1 persen (OJK 2023). Indonesia memiliki
potensi untuk bersaing secara global. Beriringan dengan berkembangnya Bank
Syariah tentunya tidak luput dari aspek pemasaran, dalam proses pemasaran
seseorang akan diperkenalkan dengan produk atau jasa yang dimiliki sebuah bank,
kemudian diharapkan seseorang akan aware kepada sebuah brand tersebut dan
selanjutnya tertarik untuk menggunakan produk dari bank tersebut. Dalam upaya
membangun brand awareness tersebut tentunya bank syariah akan menggunakan
media promosi periklanan untuk memperkenalkan produknya, namun bank syariah
harus memperhatikan etika-etika Islami dalam pemasarannya karena pada dasarnya
bank syariah adalah bank yang Dimana kegiatan operasional maupun produknya
harus melibatkan nilai-nilai Islami didalamnya. Selain itu, dari segi pelayanan bank
syariah juga harus lebih memperhatikan kepuasan konsumen, sehingga diharapkan
dari munculnya kepuasan konsumen tersebut akan melahirkan komunikasi word of
mouth yang positif dengan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
peran Islamic advertising ethics dan word of mouth dalam membangun brand
awareness seseorang baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak
100 responden nasabah bank syariah Indonesia. Data penelitian diperoleh dari
kuisioner yang telah diisi dan dianalisis menggunakan teknik analisis SEM PLS
dengan bantuan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)
Islamic advertising ethics berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand
awareness (2) word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand
awareness (3) Islamic advertising ethics dan word of mouth berpengaruh positif dan
signifikan terhadap brand awareness.
Kata Kunci: Brand Awareness, Islamic Advertising Ethics, Word of Mouth | |