Detection and Identification of Viruses Infecting Alliums and Several Herbaceous Ornamental Plants
Date
2024Author
Sianipar, Theresia Aprilia
Nurulita, Sari
Diana, Didiet Rahayu
Metadata
Show full item recordAbstract
Kelompok Allium (bawang putih, bawang merah, bawang bombai, bawang
daun) dan tanaman hias herba merupakan komoditas hortikultura yang penting
secara ekonomi dalam perdagangan internasional. Perdagangan komoditas ini
sering kali dilakukan melalui umbi yang memiliki potensi besar terhadap
munculnya penyakit baru di suatu negara, termasuk Indonesia. Potyvirus dan
Carlavirus dilaporkan sebagai virus utama yang menginfeksi bawang. Tujuan dari
penelitian ini adalah mendeteksi dan mengidentifikasi Carlavirus dan Potyvirus
yang menginfeksi bawang dan tanaman hias herba yang berasal dari sampel
lapangan dan umbi impor. Sampel bawang merah,bawang daun, dan tanaman hias
herba diambil secara purposive sampling di beberapa lokasi. Sampel bawang putih
merupakan umbi impor yang diperoleh dari Balai Besar Karantina Hewan, Ikan,
dan Tumbuhan DKI Jakarta dan ditumbuhkan di laboratorium. Deteksi virus
dilakukan dengan metode one-step reverse transcription polymerase chain reaction
(RT-PCR) menggunakan primer universal, yaitu AlcarF/Poty1 untuk Carlavirus
dan U341/Poty1 untuk Potyvirus. Hasil deteksi menunjukkan bahwa Carlavirus
yaitu Shallot latent virus (SLV) ditemukan pada bawang merah, bawang putih, dan
bawang daun serta Nerine latent virus (NeLV) pada Hippeastrum sp dan
Hymenocallis speciosa. Onion yellow dwarf virus (OYDV), Shallot yellow stripe
virus (SYSV), dan Amazon lily mosaic virus (ALiMV) anggota Potyvirus yang
masing-masing ditemukan pada bawang merah, bawang putih, dan Hippeastrum sp.
Deteksi NeLV dan ALiMV yang menginfeksi tanaman hias pada studi ini
merupakan laporan pertama di Indonesia. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi
basis data bagi Badan Karantina Indonesia dalam melakukan upaya pencegahan
masuk dan tersebarnya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina. Alliums (garlic, onion, shallot) and herbaceous ornamental plants are
economically important horticultural commodities in international trade. The trade
of these commodities often through vegetative propagation that has big potential on
new emerging diseases in a country, including Indonesia. Potyvirus and carlavirus
are reported as the main viruses infecting allium. This research aims to detect and
identify Carlavirus and Potyvirus infecting alliums and herbaceous ornamental
plants. Garlic bulb samples were obtained from Indonesian Plant Quarantine
Agency (BBKHIT DKI Jakarta) which were then grown in the laboratory. Samples
of shallots, leeks, and ornamental plants were taken purposively in several locations.
Virus detection was done by one step reverse transcription polymerase chain
reaction (RT-PCR) method using universal primers, namely AlcarF/Poty1 for
Carlavirus and U341/Poty1 for Potyvirus. Detection results showed that Carlavirus
those are Shallot latent virus (SLV) was found in shallot, garlic, and leek, and
Nerine latent virus (NeLV) in Hippeastrum sp. and Hymenocallis speciosa. Onion
yellow dwarf virus (OYDV), Shallot yellow stripe virus (SYSV) and Amazon lily
mosaic virus (ALiMV) are members of Potyvirus each found in shallot, garlic and
Hippeastrum sp. The results of this study can be a basis data for Indonesian Plant
Quarantine Agency to prevent the new emerging disease. For our knowledge, this
is the first report of NeLV and AliMV infecting ornamental plants in Indonesia.
Collections
- UT - Plant Protection [2516]
