View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Vocational School
      • UT - Accounting
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Vocational School
      • UT - Accounting
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perancangan Standar Operasional Prosedur Terhadap Pengelolaan Piutang Tak Tertagih Pada PT AG Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (656.4Kb)
      Fulltext (2.187Mb)
      Lampiran (1.004Mb)
      Date
      2024
      Author
      Septiani, Tiara
      Darna
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan piutang tak tertagih pada PT AG Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, dengan analisis data kualitatif deskriptif. Penelitian mengidentifikasi masalah dalam sistem akuntansi penjualan kredit dan mengevaluasi pengelolaan piutang tak tertagih yang ada. Masalah utama meliputi ketidakseimbangan penjualan kredit dan tunai, overlapping fungsi, dan penilaian kelayakan kredit pelanggan. Evaluasi menunjukkan pencatatan piutang cukup baik, tetapi ada kekurangan dalam sanksi pelanggan, rencana penagihan, pelacakan piutang jatuh tempo, dan pencatatan kerugian piutang. Implementasi SOP yang diusulkan diharapkan dapat mengoptimalkan manajemen piutang, meminimalisir risiko keuangan, dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan SOP yang lebih terstruktur dan sistematis.
       
      This study aims to design Standard Operating Procedures (SOP) for managing uncollectible receivables at PT AG Indonesia. Data collection techniques include interviews and documentation, with qualitative descriptive data analysis. The study identifies issues in the credit sales accounting system and evaluates the current management of uncollectible receivables. Major issues include the imbalance between credit and cash sales, overlapping functions, and difficulty in assessing customer creditworthiness. The evaluation shows that receivables recording is adequate, but there are shortcomings in enforcing customer penalties, collection planning, tracking overdue receivables, and recording bad debt losses. The proposed SOP implementation is expected to optimize receivables management, minimize financial risks, and enhance the company's financial performance. The study recommends implementing a more structured and systematic SOP.
       
      Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan piutang tak tertagih pada PT AG Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, dengan analisis data kualitatif deskriptif. Penelitian mengidentifikasi masalah dalam sistem akuntansi penjualan kredit dan mengevaluasi pengelolaan piutang tak tertagih yang ada. Masalah utama meliputi ketidakseimbangan penjualan kredit dan tunai, overlapping fungsi, dan penilaian kelayakan kredit pelanggan. Evaluasi menunjukkan pencatatan piutang cukup baik, tetapi ada kekurangan dalam sanksi pelanggan, rencana penagihan, pelacakan piutang jatuh tempo, dan pencatatan kerugian piutang. Implementasi SOP yang diusulkan diharapkan dapat mengoptimalkan manajemen piutang, meminimalisir risiko keuangan, dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan SOP yang lebih terstruktur dan sistematis.
       
      This study aims to design Standard Operating Procedures (SOP) for managing uncollectible receivables at PT AG Indonesia. Data collection techniques include interviews and documentation, with qualitative descriptive data analysis. The study identifies issues in the credit sales accounting system and evaluates the current management of uncollectible receivables. Major issues include the imbalance between credit and cash sales, overlapping functions, and difficulty in assessing customer creditworthiness. The evaluation shows that receivables recording is adequate, but there are shortcomings in enforcing customer penalties, collection planning, tracking overdue receivables, and recording bad debt losses. The proposed SOP implementation is expected to optimize receivables management, minimize financial risks, and enhance the company's financial performance. The study recommends implementing a more structured and systematic SOP.
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155476
      Collections
      • UT - Accounting [440]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository