Perancangan Standar Operasional Prosedur Terhadap Pengelolaan Piutang Tak Tertagih Pada PT AG Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standar Operasional Prosedur
(SOP) dalam pengelolaan piutang tak tertagih pada PT AG Indonesia. Teknik
pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, dengan analisis data
kualitatif deskriptif. Penelitian mengidentifikasi masalah dalam sistem akuntansi
penjualan kredit dan mengevaluasi pengelolaan piutang tak tertagih yang ada.
Masalah utama meliputi ketidakseimbangan penjualan kredit dan tunai, overlapping
fungsi, dan penilaian kelayakan kredit pelanggan. Evaluasi menunjukkan
pencatatan piutang cukup baik, tetapi ada kekurangan dalam sanksi pelanggan,
rencana penagihan, pelacakan piutang jatuh tempo, dan pencatatan kerugian
piutang. Implementasi SOP yang diusulkan diharapkan dapat mengoptimalkan
manajemen piutang, meminimalisir risiko keuangan, dan meningkatkan kinerja
keuangan perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan SOP yang lebih
terstruktur dan sistematis. This study aims to design Standard Operating Procedures (SOP) for
managing uncollectible receivables at PT AG Indonesia. Data collection techniques
include interviews and documentation, with qualitative descriptive data analysis.
The study identifies issues in the credit sales accounting system and evaluates the
current management of uncollectible receivables. Major issues include the
imbalance between credit and cash sales, overlapping functions, and difficulty in
assessing customer creditworthiness. The evaluation shows that receivables
recording is adequate, but there are shortcomings in enforcing customer penalties,
collection planning, tracking overdue receivables, and recording bad debt losses.
The proposed SOP implementation is expected to optimize receivables
management, minimize financial risks, and enhance the company's financial
performance. The study recommends implementing a more structured and
systematic SOP. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pengelolaan piutang tak tertagih pada PT AG Indonesia. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, dengan analisis data kualitatif deskriptif. Penelitian mengidentifikasi masalah dalam sistem akuntansi penjualan kredit dan mengevaluasi pengelolaan piutang tak tertagih yang ada. Masalah utama meliputi ketidakseimbangan penjualan kredit dan tunai, overlapping fungsi, dan penilaian kelayakan kredit pelanggan. Evaluasi menunjukkan
pencatatan piutang cukup baik, tetapi ada kekurangan dalam sanksi pelanggan, rencana penagihan, pelacakan piutang jatuh tempo, dan pencatatan kerugian piutang. Implementasi SOP yang diusulkan diharapkan dapat mengoptimalkan manajemen piutang, meminimalisir risiko keuangan, dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan penerapan SOP yang lebih terstruktur dan sistematis. This study aims to design Standard Operating Procedures (SOP) for managing uncollectible receivables at PT AG Indonesia. Data collection techniques include interviews and documentation, with qualitative descriptive data analysis. The study identifies issues in the credit sales accounting system and evaluates the current management of uncollectible receivables. Major issues include the imbalance between credit and cash sales, overlapping functions, and difficulty in assessing customer creditworthiness. The evaluation shows that receivables recording is adequate, but there are shortcomings in enforcing customer penalties, collection planning, tracking overdue receivables, and recording bad debt losses. The proposed SOP implementation is expected to optimize receivables management, minimize financial risks, and enhance the company's financial performance. The study recommends implementing a more structured and systematic SOP.
Collections
- UT - Accounting [440]
