Tingkat Perkembangan dan Status Pembangunan Berkelanjutan Desa Transmigrasi dan Non Transmigrasi di Kabupaten Dharmasraya
Date
2024Author
Zulfasidiq, Raken
Pravitasari, Andrea Emma
Rosandi, Vely Brian
Metadata
Show full item recordAbstract
Tingkat Perkembangan dan Status Pembangunan
Berkelanjutan Desa Transmigrasi dan Non Transmigrasi di Kabupaten
Dharmasraya. Dibimbing oleh ANDREA EMMA PRAVITASARI dan VELY
BRIAN ROSANDI.
Pembangunan fisik dan perkembangan penduduk menjadi penentu dalam
suatu perkembangan wilayah. Ketersediaan fasilitas dan pembangunan
infrastruktur dapat meningkatkan seiring pemerataan pembangunan. Kepadatan
penduduk dan pemerataan pembangunan menjadi suatu permasalahan
pembangunan berkelanjutan yang dapat diatasi dengan dibangunnya kawasan desa
transmigrasi. Tujuan dari penelitian ini: (1) mengidentifikasi perkembangan
wilayah setiap desa di Kabupaten Dharmasraya; (2) menghitung indeks
pembangunan berkelanjutan desa di Kabupaten Dharmasraya; (3) menganalisis
tipologi wilayah desa di Kabupaten Dharmasraya; dan (4) membandingkan tingkat
perkembangan wilayah dan indeks pembangunan berkelanjutan antara kawasan
desa transmigrasi dan non transmigrasi di Kabupaten Dharmasraya. Data penelitian
yang digunakan mencakup data sekunder diantaranya adalah data peta administrasi,
potensi desa (PODES), tutupan lahan, dokumen dalam angka, dan transmigrasi
Kabupaten Dharmasraya. Dalam mengidentifikasi tingkat perkembangan wilayah
dilakukan menggunakan analisis skalogram. Menghitung nilai indeks keberlanjutan
pembangunan dilakukan dengan menggunakan faktor analysis (FA). Menganalisis
tipologi wilayah dilakukan dengan menggunakan analysis cluster. Perbandingan
kinerja desa transmigrasi dan non transmigrasi dilakukan dengan menggunakan
rata-rata IPB pada nilai indeks pembangunan berkelanjutan. Hasil tingkat
perkembangan wilayah dan indeks pembangunan berkelanjutan dipengaruhi oleh
jumlah fasilitas dan keterjangkauan infrastruktur yang cenderung mengalami
kenaikan dan penurunan. Secara umum. IPD mengalami kenaikan di setiap desa.
Hasil IPB dimensi ekonomi dan lingkungan mengalami penurunan jumlah desa,
sedangkan hasil IPB dimensi sosial mengalami peningkatan jumlah desa. Kawasan
desa Kabupaten Dharmasraya terbagi menjadi 3 cluster. Cluster 1 merupakan
bagian kawasan perkotaan, cluster 2 merupakan kawasan yang berkembang, dan
cluster 3 merupakan kawasan dengan kelestarian lingkungan yang stabil. Secara
umum, hasil kinerja perkembangan dan pembangunan desa transmigrasi lebih
berkelanjutan dibandingkan dengan desa non transmigrasi. Hal ini, menjadi solusi
dalam kinerja pembangunan daerah. Development Level and Sustainable Development
Status of Transmigration and Non Transmigration Villages in Dharmasraya
Regency. Supervised by ANDREA EMMA PRAVITASARI dan VELY BRIAN
ROSANDI.
Physical development and population development are determinants in an
area's development. The availability of facilities and infrastructure development can
increase along with equitable development. Population density and equitable
development become a problem of sustaiable development that can be overcome by
the creation of transmigration village areas. The purposes of this research: (1)
identify the regional development of each village in Dharmasraya Regency; (2)
calculating the village sustainable development index in Dharmasraya Regency; (3)
analyzing the typology of village areas in Dharmasraya Regency; (4) comparing the
level of regional development and sustainable development index between
transmigration and non transmigration village areas in Dharmasraya Regency. The
research data used includes secondary data including administrative map data,
village potential (PODES), land cover, documents in numbers, and transmigration
of Dharmasraya Regency. The identification of the level of regional development
is made by using cluster analysis. Calculating the development sustainability index
value is using factor analysis (FA). Analyzing regional typology is made by using
cluster analysis. Comparison of the performance of transmigration and non
transmigration villages is done using the mean of the sustainable development index
value. The results of the level of regional development and the sustainable
development index are influenced by the number of facilities and the affordability
of infrastructure, which tend to increase and decrease. In general. IPD has increased
in every village. The results of the economic and environmental dimensions of IPB
have decreased the number of villages, while the results of the social dimension of
IPB have increased the number of villages. The village area of Dharmasraya
Regency is divided into 3 clusters. Cluster 1 is part of the urban area, cluster 2 is a
developing area, and cluster 3 is an area with stable environmental sustainability.
In general, the results of the development and development performance of
transmigration villages are more sustainable than non transmigration villages. This
is a solution in regional development performance.
