Show simple item record

dc.contributor.advisorNurdialy, Mela
dc.contributor.authorPutri, Alti Dwitayani Kemala
dc.date.accessioned2024-07-22T08:58:34Z
dc.date.available2024-07-22T08:58:34Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/154525
dc.description.abstractTransfer pricing dilakukan untuk optimalisasi perusahaan, tetapi ada perusahaan yang menggunakan untuk penghindaran pajak. Perusahaan harus meyakinkan bahwa transfer pricing wajar dengan membuat Transfer Pricing Documentation (TP Doc). TP Doc nantinya akan diperiksa oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), jika TP Doc bermasalah akan timbul sengketa pajak transfer pricing. Sengketa tersebut timbul dikarenakan perbedaan persepsi dalam penggunaan metode atau pemilihan data pembanding; pembuktian eksistensi dan manfaat pembayaran royalti; atau kewajaran transaksi pembayaran royalti. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sengketa transfer pricing yang terjadi terkait dengan transaksi pembayaran royalti dan bagaimana rekomendasi yang dapat diambil oleh perusahaan untuk mencegah kasus serupa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan dan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu mengetahui permasalahan yang terjadi dalam sengketa transfer pricing atas transaksi pembayaran royalti serta rekomendasi untuk mencegah kasus serupa yaitu dengan menyusun TP Doc dengan tepat serta menyerahkan kepada DJP tepat waktu; menggunakan metode transfer pricing yaitu Comparable Uncontrolled Price (CUP) untuk transaksi royalti; menggunakan data pembanding yang tepat dan kriteria pencarian data pembanding yang sesuai; serta menerapkan tahapan pendahuluan sebelum menerapkan prinsip kewajaran dan kelaziman usaha.
dc.description.abstractTransfer pricing is conducted for the optimization of companies, but some companies use it for tax avoidance. Companies must ensure that transfer pricing is at arm's length by preparing TP Doc. The TP Doc will be examined by the DJP, and if there are issues with the TP Doc, transfer pricing tax disputes may arise. These disputes arise due to differing perceptions on method usage or selection of comparables; proof of the existence and benefits of royalty payments; or the reasonableness of royalty transactions. This study aims to understand how transfer pricing disputes occur related to royalty payment transactions and to provide recommendations for companies to prevent similar cases. The research method used is a descriptive qualitative approach with literature studies and interviews. The results of this study identify common issues in transfer pricing disputes over royalty payment transactions and offer recommendations to prevent similar cases. These recommendations include preparing the TP Doc accurately and submitting it to the DJP on time; using the CUP method for royalty transactions; selecting appropriate comparables and suitable search criteria; and conducting preliminary steps before applying the arm's length principle
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleTinjauan Tiga Putusan Pengadilan Pajak terkait Sengketa Transfer Pricing Pembayaran Royalti dengan Nilai di Bawah Rentang Kewajaranid
dc.title.alternativeReview of Three Tax Court Decisions on Transfer Pricing Disputes for Royalty Payments with Values Below the Arm's Length Range
dc.typeTugas Akhir
dc.subject.keywordtax court decisionsid
dc.subject.keywordtransfer pricing documentationid
dc.subject.keywordroyalty paymentsid
dc.subject.keywordtransfer pricing disputesid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record