Show simple item record

dc.contributor.advisorSugiarto, Yon
dc.contributor.advisorImpron
dc.contributor.authorPalupi, Ais Windyardi Intan
dc.date.accessioned2024-07-15T09:02:11Z
dc.date.available2024-07-15T09:02:11Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/153684
dc.description.abstractIndonesia menjadi salah satu negara yang mengimport beras sebagai bahan pangan. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan tanaman lain selain padi untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat bagi masyarakat Indonesia, salah satunya adalah tanaman sorgum. Tanaman sorgum yang sering dibudidayakan ialah Sorgum bicolor L. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi pemetaan kesesuaian tanah dan iklimnya sehingga dapat melihat potensi pengembangan tanaman sorgum dan melihat kesesuaian proyeksi iklimnya pada tahun 2100 mendatang menggunakan skenario model RCP 4.5 dan RCP 8.5 di Pulau Jawa. Pendekatan yang dilakukan menggunakan metode pemetaan kesesuaian tanah dan kesesuaian iklimnya. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar wilayah di Pulau Jawa berdasarkan kesesuaian tanahnya terlihat jika wilayah yang memiliki kelas sesuai marjinal (S3) yang menyebar di sebagian wilayah Kudus, Magelang, dan Bandung. Sedangkan berdasarkan kesesuaian iklimnya terlihat jika hampir seluruh Pulau Jawa memiliki kelas yang sesuai marjinal (S3) sebesar 98,82% dari luas Pulau Jawa. Kesesuaian proyeksi iklimnya menurut skenario RCP 4.5 terlihat 73% wilayah yang tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman sorgum kedepannya dan 27% wilayah yang sesuai marjinal untuk pertumbuhan tanaman sorgum kedepannya. Sedangkan untuk kesesuaian proyeksi iklim menurut skenario RCP 8.5 terlihat jika luas wilayah dengan kelas sesuai marjinal sebesar 20% dari luasan Pulau Jawa (MIROC) yang menyebar di Jawa Barat.
dc.description.abstractIndonesia is one of the countries that imports rice as food. Therefore, it is necessary to develop other crops besides rice to fulfill the carbohydrate needs of the Indonesian people, one of which is sorghum. Sorghum plants that are often cultivated are Sorghum bicolor L. This study aims to evaluate the mapping of soil and climate suitability so that it can see the potential for developing sorghum plants and see the suitability of climate projections in the next 2100 using the RCP 4.5 and RCP 8.5 model scenarios on the island of Java. The approach taken uses the method of mapping soil suitability and climate suitability. The results of the analysis show that most areas in Java Island based on soil suitability are seen if the area has a marginal suitable class (S3) which spreads in some areas of Kudus, Magelang, and Bandung. Meanwhile, based on climate suitability, it can be seen that almost all of Java Island has a marginal suitable class (S3) amounting to 98.82% of the total area of Java Island. The suitability of climate projections according to the RCP 4.5 scenario shows 73% of areas that are not suitable for future sorghum plant growth and 27% of areas that are marginally suitable for future sorghum plant growth. While for the suitability of climate projections according to the RCP 8.5 scenario, it can be seen that the area with a marginal suitable class is 20% of the area of Java Island (MIROC) which spreads in West Java.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePemetaan Kesesuian Tanah dan Iklim dari Tanaman Sorgum (Sorgum bicolor L.) di Pulau Jawaid
dc.title.alternativeSoil and Climate Suitability Mapping of Sorgum (Sorgum bicolor L.) Crops in Java Island
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordkesesuaian iklimid
dc.subject.keywordkesesuaian tanahid
dc.subject.keywordmodel proyeksi iklimid
dc.subject.keywordskenario RCP 4.5 dan RCP 8.5id
dc.subject.keywordtanaman sorgumid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record