| dc.description.abstract | Perubahan tata guna lahan hutan menjadi perkebunan monokultur berdampak negatif terhadap keanekaragaman hayati flora dan fauna, termasuk artropoda. Salah satu artropoda yang berperan penting sebagai predator adalah laba-laba. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh perbedaan tipe penggunaan lahan, tipe habitat, dan tahun pengambilan sampel terhadap keanekaragaman dan komposisi laba-laba kanopi di Hutan Harapan, Jambi. Penelitian dilakukan pada empat tipe penggunaan lahan, yaitu hutan, hutan karet, perkebunan karet, dan perkebunan kelapa sawit. Terdapat dua tipe habitat, antara lain riparian dan non-riparian pada masing-masing tipe penggunaan lahan, kecuali hutan karet. Adapun total plot yang diamati sebanyak 28 plot. Proses koleksi dilakukan melalui metode pengasapan kanopi pohon untuk mengumpulkan laba-laba arboreal. Sebanyak 2952 individu laba-laba kanopi, terdiri dari 30 famili dan 431 morfospesies ditemukan pada penelitian ini. Morfospesies yang paling banyak ditemukan di hutan, yaitu Carniella_004 (Theridiidae), sedangkan di hutan karet Orchestina_005 (Oonopidae), di perkebunan karet Cirrosus_002 (Linyphiidae), dan di perkebunan kelapa sawit Orchestina_016 (Oonopidae). Perbedaan tipe penggunaan lahan memengaruhi keanekaragaman laba-laba, sedangkan perbedaan habitat riparian dan non-riparian tidak memengaruhi keanekaragaman laba-laba. Tahun pengambilan sampel yang berbeda menunjukkan adanya perbedaan morfospesies laba-laba yang ditemukan. Adapun perubahan tipe penggunaan lahan juga memengaruhi struktur komposisi laba-laba. Berdasarkan hasil yang ditemukan, pembukaan lahan hutan menjadi area perkebunan monokultur berpengaruh terhadap keberadaan spesies laba-laba di kawasan tersebut, sehingga upaya khusus perlu dilakukan untuk mewujudkan keseimbangan ekosistem yang berkelanjutan. | id |