Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor Menggunakan Metode Rasio Frekuensi: Studi Kasus di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor
Abstract
Pemetaan tingkat kerawanan longsor merupakan langkah penting dalam
upaya mitigasi bencana alam dan perlindungan masyarakat. Peta tingkat
kerawanan longsor dengan menggunakan metode tertentu telah tersedia, namun
peta tersebut tidak selalu sesuai bagi wilayah tertentu. Penelitian ini bertujuan
memetakan tingkat kerawanan longsor di Kecamatan Cigombong dan
menganalisis tingkat akurasi metode yang digunakan, yaitu metode rasio frekuensi.
Parameter yang digunakan adalah kemiringan lereng, ketinggian tempat, curah
hujan, geologi, jenis tanah, kelengkungan bumi, arah lereng, dan tutupan lahan.
Akurasi peta kerawanan longsor dianalisis menggunakan analisis Receiver
Operating Characteristic (ROC). Hasil analisis menunjukkan parameter
kemiringan lereng merupakan faktor paling berpengaruh terhadap longsor di
Kecamatan Cigombong dengan bobot sebesar 41,2. Zonasi kerawanan longsor
kelas tinggi dan sangat tinggi mencakup 35% luas wilayah di Kecamatan
Cigombong. Uji validasi metode rasio frekuensi menghasilkan akurasi sebesar
82,4 % pada tingkat keberhasilan dan akurasi sebesar 80% pada tingkat prediksi
AUC yang termasuk dalam kategori baik
Collections
- UT - Forest Management [3207]
