Show simple item record

dc.contributor.advisorHilwan, Iwan
dc.contributor.authorAlifioni, Kintan
dc.date.accessioned2024-05-31T01:30:02Z
dc.date.available2024-05-31T01:30:02Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/152481
dc.description.abstractPeningkatan konsentrasi gas rumah kaca menyebabkan terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global. Hutan Penelilitian Dramaga memiliki potensi yang tinggi dalam upaya mitigasi penyerapan gas rumah kaca di udara. Penelitian ini bertujuan mengetahui komposisi jenis dan menduga potensi simpanan karbon di atas permukaan tanah pada tegakan Dipterocarpus retusus di petak 38, Shorea balangeran di petak 44, dan Shorea guiso di petak 101. Perhitungan karbon menggunakan metode non destruktif pada 3 petak berukuran 50 x 50 m. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 56 jenis tumbuhan yang berasal dari 27 famili. Petak 44 memiliki jumlah jenis tertinggi yaitu 37 jenis, sedangkan jumlah jenis terendah terdapat di petak 101 yang hanya ditemukan 31 jenis. Keragaman jenis tertinggi berasal dari famili Dipterocarpaceae. Nilai kesamaan komunitas (IS) hanya mecapai 43% yang menunjukkan tidak adanya kesaaman komunitas pada ketiga petak. Nilai total simpanan karbon pada ketiga petak tergolong tinggi dengan nilai tertinggi terdapat pada petak 38 tegakan Dipterocarpus retusus sebesar 423,07 ton C/ha, kemudian petak 101 tegakan Shorea guiso sebesar 419,59 ton C/ha, dan petak 44 tegakan Shorea balangeran sebesar 385,50 ton C/ha. Kemampuan Hutan Penelitian Dramaga yang mampu menyimpan dan menyerap karbon dalam jumlah besar berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim.id
dc.description.abstractPeningkatan konsentrasi gas rumah kaca menyebabkan terjadinya perubahan iklim dan pemanasan global. Hutan Penelilitian Dramaga memiliki potensi yang tinggi dalam upaya mitigasi penyerapan gas rumah kaca di udara. Penelitian ini bertujuan mengetahui komposisi jenis dan menduga potensi simpanan karbon di atas permukaan tanah pada tegakan Dipterocarpus retusus di petak 38, Shorea balangeran di petak 44, dan Shorea guiso di petak 101. Perhitungan karbon menggunakan metode non destruktif pada 3 petak berukuran 50 x 50 m. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 56 jenis tumbuhan yang berasal dari 27 famili. Petak 44 memiliki jumlah jenis tertinggi yaitu 37 jenis, sedangkan jumlah jenis terendah terdapat di petak 101 yang hanya ditemukan 31 jenis. Keragaman jenis tertinggi berasal dari famili Dipterocarpaceae. Nilai kesamaan komunitas (IS) hanya mecapai 43% yang menunjukkan tidak adanya kesaaman komunitas pada ketiga petak. Nilai total simpanan karbon pada ketiga petak tergolong tinggi dengan nilai tertinggi terdapat pada petak 38 tegakan Dipterocarpus retusus sebesar 423,07 ton C/ha, kemudian petak 101 tegakan Shorea guiso sebesar 419,59 ton C/ha, dan petak 44 tegakan Shorea balangeran sebesar 385,50 ton C/ha. Kemampuan Hutan Penelitian Dramaga yang mampu menyimpan dan menyerap karbon dalam jumlah besar berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePotensi Simpanan Karbon di Atas Permukaan Tanah pada Tiga Jenis Tegakan di Hutan Penelitian Dramaga, Bogorid
dc.title.alternativeAboveground Carbon Storage Potential of Three Stands in Dramaga Research Forest, Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordcarbonid
dc.subject.keywordgreenhouse gasid
dc.subject.keywordtree densityid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record