| dc.description.abstract | Permintaan air yang semakin meningkat di wilayah irigasi Jatiluhur menghendaki ditingkatkannya efisiensi dan produktifitas air yang digunakan. Pada pertanaman padi, sistem pengaturan air, penggunaan varietas dan jumlah ta- karan pupuk N yang dipakai mempengaruhi efisiensi penyerapan hara Nitrogen. Oleh karena itu faktor pemberian air berselang dan takaran pupuk N berbeda perlu diteliti manakala diberikan pada beberapa varietas padi.
Penanaman dilakukan pada musim kemarau dengan mengam- bil data curah hujan dan evaporasi sebagai pendukung penelitian.
Dari 240 petak yang masing-masing berukuran 12.5 x 3.0 m, disusun dalam rancangan percobaan split-split plot. Tersusun menjadi 5 petak utama, 4 anak petak dan 3 anak- anak petak dalam 4 ulangan.
Hasil analisa menunjukkan bahwa padi varietas IR 64 menghasilkan gabah terbanyak pada takaran pupuk 120 kg N/ ha dan pemberian air berselang 10 hari. | id |