Show simple item record

dc.contributor.advisorGunandini, Dwi Jayanti
dc.contributor.advisorDarusman, Huda S.
dc.contributor.authorMaulana, Muhamad Aura
dc.date.accessioned2024-05-20T00:19:36Z
dc.date.available2024-05-20T00:19:36Z
dc.date.issued2009
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150471
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan minyak mimba sebagai obat herbal alternatif untuk pengobatan scabies. Sebanyak 8 ekor kelinci yang telah terinfeksi scabies secara alamiah (naturally infected) dibagi menjadi 2 kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 4 ekor. Kelompok pertama diobati dengan sediaan gammexane (S1,2,3,4) secara topikal sehari dua kali (pagi dan sore) selama satu bulan, kelompok dua diobati dengan minyak mimba (M1,2,3,4) secara topikal sehari dua kali (pagi dan sore) selama satu bulan. Sebagai kontrol digunakan satu ekor kelinci yang juga telah terinfeksi scabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan minyak mimba sama dengan sediaan gammexane, khususnya untuk menyembuhkan luka atau kerak akibat scabies, dan juga efektif untuk mengurangi luasan lesio scabies. Walaupun demikian, minyak mimba tidak efektif untuk meningkatkan pertumbuhan rambut pada kebotakan akibat scabies. Waktu yang dibutuhkan minyak mimba untuk persembuhan scabies lebih lambat dibandingkan gammexane. Aktifitas kerja obat gammexane dan minyak mimba rata-rata bekerja setelah minggu ke-2 pengobatan….id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeefektifan minyak mimba [Azadirachta indica] terhadap persembuhan seabies pada kelinci [Orytolagus cuniculus]id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordScabiesid
dc.subject.keywordNeem oilid
dc.subject.keywordGammexaneid
dc.subject.keywordAzadirachta indicaid
dc.subject.keywordOrytolagus cuniculusid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record